Pendidikan Karakter Pancasila Harus Dimulai dari Keluarga dan Komunitas

  • 03 Jun 2026 13:00 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, penguatan pendidikan karakter dinilai menjadi kunci untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan hidup di generasi muda. Penanaman nilai Pancasila perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai ruang pendidikan, baik formal maupun nonformal.

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga Provinsi Bali, Anak Agung Nanik Suryani kepada RRI Rabu, 3 Juni 2026 mengatakan, pembangunan karakter merupakan salah satu cara membumikan Pancasila. Menurutnya, pendekatan melalui kegiatan kepemudaan dan olahraga menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai kebangsaan.

“Pembangunan karakter merupakan salah satu cara membumikan Pancasila, terutama melalui kegiatan kepemudaan dan olahraga yang dekat dengan generasi muda.” ujarnya.

Nanik Suryani menilai, pemahaman generasi muda terhadap implementasi nilai-nilai Pancasila saat ini perlu terus diperkuat. Karena itu, nilai nasionalisme, kebangsaan, dan cinta tanah air harus terus disisipkan dalam berbagai kegiatan komunitas maupun organisasi agar tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Sebagian generasi muda saat ini cenderung apatis dan kurang memahami penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.” tegasnya.

Selain itu, Ia menegaskan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Orang tua perlu menjadi teladan dalam menanamkan etika, sopan santun, penghormatan kepada guru dan orang tua, serta nilai kemanusiaan. Dengan keterlibatan keluarga, sekolah, dan masyarakat, pendidikan karakter berbasis Pancasila diharapkan mampu melahirkan generasi yang berintegritas dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....