Sinergi Lapas Kerobokan dan Baintelkam Polri Perkuat Pengawasan Persenjataan

  • 21 Mei 2026 13:00 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Badung - Lapas Kelas IIA Kerobokan memperkuat sinergi pengamanan bersama Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui kegiatan pengawasan intelijen dan pemeriksaan persenjataan pada Rabu, 19 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan guna mendukung sistem peradilan pidana terpadu serta keberhasilan pembinaan warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Direktorat Keamanan Negara (Ditkamneg) Baintelkam Polri melakukan pemeriksaan fisik dan inventarisasi kepemilikan senjata api non-organik di wilayah hukum Polda Bali. Pemeriksaan dilakukan secara intensif untuk memastikan kondisi riil persenjataan serta memperkuat sistem deteksi dini pengamanan.

Lapas Kerobokan menyebut kolaborasi antarlembaga menjadi langkah penting dalam menciptakan sistem perlindungan yang lebih efektif, khususnya terhadap objek vital nasional. Pengawasan bersama tersebut juga menjadi implementasi sinergitas pemasyarakatan maju melalui penyatuan fungsi pengamanan dan pengawasan kepolisian.

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi yang terjalin antara aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan. Sementara itu, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menegaskan pemeriksaan persenjataan tersebut bukan hanya sekadar koordinasi formal, melainkan bentuk penyatuan komitmen dalam menjaga integritas lembaga pemasyarakatan.

“Sinergi dalam pengecekan persenjataan ini bukan sekadar koordinasi formal, melainkan penyatuan komitmen dan visi preventif demi menjaga integritas Lapas,” ujar Hudi.

Melalui kolaborasi tersebut, Lapas Kerobokan berharap penguatan pengamanan dan pengawasan dapat terus berjalan secara optimal sehingga proses pembinaan warga binaan berlangsung aman, humanis, dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....