Gandeng Unud, Lapas Kerobokan Gelar Pelatihan Regulasi Emosi bagi Warga Binaan
- 18 Mei 2026 19:32 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung - Stabilitas psikologis kini menjadi fondasi krusial dalam transformasi perilaku warga binaan agar mampu beradaptasi dengan dinamika kehidupan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan. Langkah strategis pemenuhan hak atas kesehatan mental ini direalisasikan melalui Pelatihan Regulasi Emosi yang dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026.
Kegiatan yang bertempat di Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Kerobokan ini diinisiasi oleh Program Studi Sarjana Psikologi Universitas Udayana (Unud) melalui program Magang Berdampak. Pelatihan ini menyasar warga binaan dengan tujuan utama memberikan teknik praktis dalam mengelola emosi secara mandiri. Melalui bimbingan intensif dari para mahasiswa, para peserta dilatih untuk mengenali dan mengelola emosi sehingga dapat mengurangi distress psikologis serta meningkatkan kesejahteraan mental selama masa pembinaan.
Upaya ini merupakan implementasi nyata dari poin ke-13 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026 yang menekankan pada peningkatan layanan kesehatan. Hal ini ditujukan guna memastikan setiap individu memiliki ketahanan mental yang prima sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Bali, Decky Nurmansyah, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi akademis yang terbangun demi peningkatan kualitas hidup warga binaan. Senada dengan hal tersebut, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menegaskan bahwa kesehatan mental adalah prioritas pelayanan di instansinya.
"Kolaborasi ini sangat membantu warga binaan dalam mengenali dan mengendalikan diri mereka sendiri. Kami berkomitmen menyediakan ruang bagi program yang mampu membangun karakter humanis dan stabil," ungkap Hudi Ismono.
Di bawah naungan Klinik Pratama, pemulihan psikologis ini diharapkan menjadi lentera harapan untuk masa depan warga binaan yang lebih tertata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....