Kenaikan Harga Plastik Mulai Bebani Pelaku UMKM di Bali
- 18 Mei 2026 19:02 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung - Kenaikan harga bahan baku plastik mulai dirasakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya usaha yang masih dalam tahap merintis. Kondisi tersebut membuat biaya operasional meningkat karena plastik menjadi salah satu kebutuhan utama dalam aktivitas penjualan sehari-hari.
Pelaku UMKM makanan ringan, Halimatus Zahro, kepada RRI.CO.ID, Minggu, 17 Mei 2026 mengatakan kenaikan harga plastik cukup berdampak terhadap usaha yang dijalankannya. Menurutnya, pengeluaran usaha menjadi bertambah karena kemasan plastik digunakan setiap hari untuk kebutuhan produk.
Meski demikian, ia mengaku masih berusaha mempertahankan harga jual agar pelanggan tidak merasa keberatan. Untuk sementara, dirinya memilih mengurangi keuntungan demi menjaga stabilitas harga dagangan.
“Kami masih berusaha mempertahankan harga jual supaya pelanggan tetap nyaman membeli. Jadi keuntungan sementara dikurangi dulu,” ujarnya.
Ia menilai kenaikan harga plastik cukup terasa bagi UMKM kecil karena pembelian bahan baku biasanya belum dalam jumlah besar. Akibatnya, harga yang diterima pelaku usaha menjadi relatif lebih mahal dibanding usaha berskala besar.
Untuk menyiasati kondisi tersebut, Halimatus mencoba lebih hemat dalam penggunaan kemasan, mencari supplier dengan harga lebih terjangkau, hingga menyesuaikan ukuran plastik agar tidak terlalu boros.
Menurutnya, tantangan terbesar UMKM baru di tengah kondisi ini adalah menjaga kestabilan modal usaha. Sebab, pemasukan usaha masih belum stabil sementara pengeluaran operasional terus berjalan.
Ia juga menyebut terdapat alternatif kemasan selain plastik seperti kertas atau paper bag. Namun, untuk usaha makanan ringan yang dijalankannya, plastik dinilai masih lebih praktis dan mampu menjaga ketahanan produk lebih baik.
Terkait penyebab kenaikan harga plastik, Halimatus menilai kondisi tersebut dipengaruhi terganggunya jalur impor global akibat konflik internasional. Ia menyebut bahan baku plastik lokal sebagian masih bergantung pada impor dari luar negeri sehingga pasokan menjadi terbatas dan harga ikut melonjak.
Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian kepada pelaku UMKM melalui bantuan subsidi harga atau kebijakan lain hingga harga plastik kembali stabil.
“Harapannya pemerintah bisa membantu subsidi harga, setidaknya sampai kondisi kembali normal,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....