Ojol Bali Alami Pelecehan, Desak Aplikasi Tingkatkan Keamanan
- 17 Mei 2026 17:58 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar - Persaingan antar pengemudi ojek online di Bali dinilai semakin ketat seiring bertambahnya jumlah driver baru dan menurunnya jumlah pesanan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini turut memengaruhi pendapatan para pengemudi, khususnya pada layanan pesan antar makanan.
Salah seorang pengemudi ojek online di Bali, Dandi Hermawan, mengatakan pendapatan driver belakangan ini mengalami penurunan. Menurutnya, penurunan paling drastis terjadi pada layanan GoFood dibandingkan layanan penumpang.
“Jumlah penumpang sedikit menurun, tetapi yang paling turun drastis orderan GoFood,” ujarnya kepada RRI.co.id, Selasa 12 Mei 2026.
Ia menjelaskan, tantangan terbesar yang dihadapi pengemudi di jalan adalah persoalan waktu. Menurutnya, banyak pelanggan meminta pesanan cepat sampai tanpa memahami kondisi lalu lintas yang sering macet.
“Waktu sangat berharga bagi driver. Terkadang pelanggan minta cepat tanpa tahu kondisi di jalan sedang macet,” katanya.
Selain itu, Dandi menilai sistem aplikasi saat ini sebenarnya sudah cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa kendala, terutama terkait titik penjemputan yang dinilai terlalu jauh.
“Harapan saya kepada aplikasi agar memperbaiki sistem penjemputan supaya tidak terlalu jauh,” tambahnya.
Ia juga menyoroti bertambahnya jumlah pengemudi baru yang dinilai sangat memengaruhi pendapatan driver lama. Menurutnya, kondisi Bali yang sedang sepi wisatawan membuat jumlah pesanan ikut menurun sehingga persaingan semakin ketat.
“Dengan adanya driver baru sangat memengaruhi pendapatan driver, karena orderan sekarang menurun dan driver sudah terlalu banyak,” jelasnya.
Di balik pekerjaannya sebagai pengemudi ojek online, Dandi mengaku pernah mengalami berbagai pengalaman berkesan, baik menyenangkan maupun buruk. Ia pernah mendapat pelanggan yang memberikan uang tambahan hingga sembako sebagai bentuk apresiasi. Namun, ia juga pernah mengalami pelecehan saat bekerja.
“Pernah dilecehkan seperti diendus-endus, dipegang-pegang, bahkan pernah ada pelanggan sesama jenis yang melakukan tindakan tidak pantas,” ungkapnya.
Menurutnya, keamanan dan kenyamanan pengemudi di jalan harus menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa dapat diminimalisir.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Dandi tetap berupaya menjaga keselamatan selama bekerja dengan mematuhi rambu lalu lintas dan mengurangi kecepatan kendaraan saat berkendara.
Ia juga mengungkapkan cuaca turut memengaruhi pendapatan driver. Saat hujan, pesanan makanan biasanya meningkat, namun layanan penumpang justru menurun karena masyarakat enggan bepergian.
Ke depan, Dandi berharap perusahaan aplikasi dapat membatasi penerimaan driver baru agar jumlah pengemudi dan pelanggan tetap seimbang.
“Kalau menurut saya, penerimaan driver baru harus dibatasi tiap tahun supaya lebih seimbang antara customer dan driver,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....