RRI Perkuat Peran Verifikasi Informasi di tengah Banjir Hoaks Digital

  • 15 Mei 2026 11:05 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Derasnya arus informasi di era digital turut memunculkan tantangan besar berupa penyebaran hoaks dan disinformasi di ruang publik. Kondisi ini membuat peran lembaga penyiaran publik semakin penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, terpercaya, sekaligus terverifikasi bagi masyarakat.

Direktur Utama LPP RRI I. Hendrasmo saat berkunjung ke RRI Denpasar, Jumat 15 Mei 2026, menegaskan bahwa RRI memiliki tanggung jawab sebagai media publik untuk menjadi rujukan informasi yang kredibel di tengah maraknya informasi menyesatkan di platform digital. Menurutnya, tantangan media saat ini tidak hanya berkaitan dengan persaingan teknologi dan platform, tetapi juga ancaman disinformasi yang semakin masif.

“RRI memiliki tugas menjadi clearing house informasi. Ancaman media global sekarang adalah disinformasi, sehingga perlu dilakukan verifikasi terhadap berbagai informasi yang beredar di masyarakat,” ujar Dirut LPP RRI.

Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bali Agus Astapa menilai keberadaan RRI sangat strategis sebagai lembaga penyiaran publik yang mampu menghadirkan informasi terpercaya di tengah maraknya hoaks di media sosial. Ia menyebut masyarakat membutuhkan media yang tidak hanya cepat menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan kebenaran isi informasi tersebut.

“Ketika media sosial berkembang pesat dan banyak informasi bersifat destruktif, di situlah peran RRI. Informasi yang disiarkan RRI tentu sudah terverifikasi dengan baik,” jelas Agus Astapa saat ke RRI Denpasar.

Ia berharap RRI terus memperkuat inovasi dan kualitas penyiaran di era konvergensi media digital, sehingga tetap menjadi media publik yang mampu menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat nilai persatuan dan kebangsaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....