PKB ke 48 Menggunakan EO, Disbud Bali Serahkan Undangan ke Presiden Prabowo

  • 15 Mei 2026 09:14 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Pesta Kesenian Bali – PKB ke 48 yang akan dibuka 13 Juni 2026 siap digelar selama satu bulan penuh hingga 11 Juli 2026. Berbagai kesenian dan kebudayaan local Bali maupun luar daerah dan mancanegara dipastikan akan mengobati kerinduan masyarakat Bali akan kesenian tradisional local genius yang merupakan warisan leluhur. Pemerintah Provinsi Bali bahkan telah menyerahkan undangan pembukaan Pesta Kesenian Bali ke - 48 kepada Presiden Prabowo Subianto. Presiden diharapkan bisa membuka PKB juni mendatang, yang tahun ini menggunakan jasa Event Organizer (EO).

Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar membenarkan, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali telah menyerahkan undangan pembukaan kepada Presiden Prabowo Subianto. Gubernur Koster berharap, Presiden berkenan hadir dan membuka perhelatan kesenian dan kebudayaan terbesar di Bali ini. Ia memastikan, PKB tahun ini akan terkelola lebih efisien dan professional dengan memanfaatkan jasa EO.

“Kami sangat berharap sekali Bapak Presiden bisa hadir dan membuka secara resmi Pesta Kesenian Bali – PKB ke 48 tahun 2026. Saya sudah tugaskan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali untuk membawa surat undangan ke Sesneg untuk Presiden Prabowo Subianto bisa hadir di Bali,” ujar Gubernur Koster.

Saat ditanya terkait biaya dengan penggunaan jasa EO, Gubernur Koster mengatakan, tidak ada pembengkakan anggaran bahkan lebih efisien, karena sudah ada PAGU untuk PKB tahun ini. Gubernur Koster menyebut, kendati menggunakan jasa EO, sinergi dengan Dinas Kebudayaan tetap menjadi prioritas. Ia mengklaim, penggunaan jasa EO justru mempercepat proses teknis serta pengelolaan administrasi dan tata kelola pertunjukkan lebih professional.

“Ga kan PAGU nya sudah ada malah bis alebih efisien kan dia bisa bayarin dulu, kalau lewat dinas nanti nunggu cair dulu lama. Ya supaya lebih terkelola dengan baik tetapi tetap sinergi dengan tim dari Dinas Kebudayaan,” tutur Gubernur Koster.

Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 tahun 2026 resmi menggunakan jasa Event Organizer (EO) untuk pembenahan administrasi dan tata kelola. Hal merupakan langkah baru dalam sejarah PKB untuk mendukung seniman dan meningkatkan kualitas perhelatan pesta kesenian terbesar di Bali itu. Penggunaan EO difokuskan untuk mengelola administrasi dan tata kelola pertunjukan agar lebih efisien dan profesional. Presiden Prabowo Subianto diharapkan bisa membuka Pesta Kesenian Bali ke 48 tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....