Satgas PPKS Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus
- 11 Mei 2026 16:02 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Universitas Bali Internasional atau UNBI memperkuat peran Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi mahasiswa maupun civitas akademika. Selain menangani laporan kekerasan seksual, Satgas PPKS juga aktif melakukan edukasi pencegahan.
Dekan Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi, dan Humaniora UNBI, Ni Made Sintya Noviana Utami, kepada RRI.CO.ID mengatakan Satgas PPKS menjadi wadah bagi mahasiswa, dosen, maupun pegawai untuk melaporkan dugaan tindakan kekerasan seksual yang terjadi di universitas.
“Jadi kami juga memberikan ruang kepada mahasiswa, dosen maupun pegawai jika ada tindakan kekerasan seksual atau pelecehan seksual terjadi di lingkungan universitas itu bisa mengadukan ke Satgas PPKS. Jadi Satgas PPKS ini yang akan menangani kasusnya,” ujar Ni Made Sintya Noviana Utami.
Sintya Noviana menambahkan, selain membuka layanan pengaduan, Satgas PPKS juga melakukan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual melalui seminar serta pelibatan praktisi dan akademisi. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran civitas akademika terhadap pentingnya menciptakan ruang belajar yang aman.
“Tapi juga kami dari Satgas PPKS itu juga akan melakukan sosialisasi bagaimana tentang pencegahan terjadinya kekerasan seksual misalnya dengan mengundang praktisi atau pakar dari luar atau juga ada dosen-dosen kami di program studi psikologi yang juga dilibatkan langsung untuk menangani kasus-kasus tersebut,” ujar Ni Made Sintya Noviana Utami.
UNBI menyebut keberadaan Satgas PPKS menjadi bagian dari upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi. Diharapkan, keberadaan Satgas tersebut dapat memberikan perlindungan sekaligus meningkatkan kesadaran civitas akademika terhadap isu kekerasan seksual di kampus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....