Sekolah Perkuat Strategi Deradikalisasi sejak Dini pada Pelajar

  • 11 Mei 2026 15:59 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Upaya deradikalisasi sejak dini terus diperkuat di lingkungan sekolah melalui pendidikan karakter dan pembinaan lingkungan pergaulan siswa. Langkah tersebut dinilai penting seiring besarnya pengaruh media sosial terhadap generasi muda yang membuat interaksi pelajar berlangsung semakin luas dan tanpa batas.

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Utara, I Ketut Supardanayasa kepada RRI.COO.ID mengatakan, sekolah membangun “vaksinasi karakter” sebagai upaya mencegah pengaruh radikalisme di lingkungan pendidikan. Penguatan karakter dan wawasan kebangsaan juga diintegrasikan dalam seluruh mata pelajaran serta berbagai kegiatan sekolah.

“Kalau kita anggap radikalisme itu kayak virus sekolah, hari ini ya membangun vaksinasi karakter yang kami laksanakan. Salah satunya adalah membangun fondasi karakter dan wawasan kebangsaan. Nah, ini kami integrasikan di semua mapel,” ujar I Ketut Supardanayasa.

Supardanayasa menambahkan, sekolah juga memperkuat pembinaan siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler dan pendekatan teman sebaya untuk membangun lingkungan pergaulan yang sehat. Menurutnya, upaya tersebut penting karena tantangan terbesar saat ini berasal dari penggunaan media sosial yang membuat interaksi anak berlangsung tanpa batas.

“Tantangan kita adalah media sosial ini. Interaksi sosialnya anak-anak tanpa batas. Sehingga peran orang tua sekarang mampu berkolaborasi dengan kita ikut juga menjadi kontrol dari anak-anak mereka,” ujar I Ketut Supardanayasa.

Sebagai upaya pencegahan, sekolah mulai memperkuat edukasi penggunaan media sosial secara bijak serta merancang pembatasan penggunaan telepon genggam di lingkungan sekolah. Pihak sekolah berharap upaya deradikalisasi sejak dini dapat berjalan optimal melalui sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, pemerintah, dan media.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....