Subsidi Kredit Jembrana, Solusi tanpa Beban ke Luar Negeri
- 03 Mei 2026 17:56 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana: Pemerintah Kabupaten Jembrana resmi melepas 456 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Calon Peserta Pemagangan Luar Negeri (CPPLN) di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno. Pelepasan ini menjadi tonggak penting keberhasilan program subsidi kredit yang diluncurkan untuk memutus rantai kendala biaya keberangkatan bagi warga.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, kepada RRI, Sabtu 2 Mei 2026 menegaskan bahwa program ini hadir sebagai "angin segar" agar masyarakat tidak lagi terjerat pinjaman berbunga tinggi saat hendak mengadu nasib ke mancanegara.
"Kami ingin memastikan masyarakat bisa berangkat secara aman dan resmi. Meski belum sempurna, program ini terus kami perbaiki. Harapannya, skema ini bisa diadopsi oleh daerah lain di Bali sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas," ujar Bupati Kembang saat memberikan arahan.
Para peserta tersebut akan diberangkatkan ke berbagai negara di Benua Amerika, Eropa, hingga Uni Emirat Arab (UEA). Mereka akan mengisi sektor-sektor strategis seperti perhotelan (hospitality), tenaga spa therapist, serta program magang di Jepang.
Selain bantuan finansial, para calon pekerja juga dibekali edukasi dari OJK, BP3MI, dan BPJS untuk menjamin perlindungan mereka selama di luar negeri. Bupati berpesan agar para pekerja menjaga kedisiplinan dan etika, serta kembali ke Jembrana untuk membangun usaha mandiri dengan modal yang telah dikumpulkan.
Manfaat program ini diakui oleh para peserta, salah satunya Made Ayu Lia Damayanti. CPMI asal Desa Yehembang yang akan berangkat ke Bulgaria ini menilai subsidi kredit tersebut sangat membantu pemuda dari keluarga kurang mampu.
"Program ini sangat bagus bagi mereka yang terkendala dana. Saya pribadi baru mengetahui detailnya sekarang, jika tahu lebih awal, saya pasti akan memanfaatkannya," ungkap Ayu.
Dengan peluang kerja internasional yang masih terbuka lebar, Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan keterampilan warganya agar mampu bersaing di pasar global secara profesional dan bermartabat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....