Kolaborasi Hijau Mangrove Bali Perkuat Komitmen Lingkungan Bersama

  • 27 Apr 2026 00:45 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Komitmen menjaga kelestarian lingkungan ditegaskan melalui aksi penanaman mangrove bertema “Kolaborasi Hijau Wariskan Mangrove untuk Bumi”. Kegiatan berlangsung di kawasan Tahura Ngurah Rai, Jl. Telaga Waja, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan.

Aksi ini dihadiri Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa bersama jajaran pejabat tinggi negara dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan sinergi kuat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Turut hadir Gubernur Bali, jajaran Kejaksaan Agung RI, TNI, serta unsur peradilan di wilayah Bali. Kolaborasi tersebut memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ekosistem pesisir.

Kepala Kejaksaan Tinggi Bali menyampaikan Indonesia memiliki ekosistem mangrove terluas di dunia dengan peran penting dalam mitigasi perubahan iklim. Bali sendiri memiliki sekitar 2.100 hektar kawasan mangrove yang perlu dijaga keberlangsungannya.

“Indonesia merupakan negara dengan ekosistem mangrove terluas di dunia, dan Bali memiliki sekitar 2.100 hektar yang berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim,” ujarnya.

Gubernur Bali menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan. Ia juga menyoroti kearifan lokal sebagai fondasi utama dalam menjaga harmoni alam di Bali.

“Keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan harus dijaga, termasuk melalui penanaman mangrove untuk mengatasi abrasi dan menjaga wilayah pesisir,” katanya.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara menilai kegiatan ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat. Edukasi lingkungan dinilai penting untuk keberlanjutan jangka panjang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan bibit mangrove secara simbolis kepada sejumlah pejabat yang hadir. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan narasumber serta aksi tanam mangrove bersama.

Selain itu, Wakapolda Bali bersama peserta turut melepas 150 ekor burung sebagai simbol keseimbangan ekosistem. Aksi ini menjadi penegasan komitmen menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan.

Sebagai penutup, kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga ekosistem mangrove di Bali. Upaya ini juga memperkuat citra Bali sebagai destinasi pariwisata yang peduli lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....