Ayu Kristi Tutup Posyandu Paripurna di Denpasar Utara
- 24 Apr 2026 16:20 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, secara resmi menutup kegiatan Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM bagi ibu hamil, balita, dan lansia di Banjar Tangguntiti, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Rabu 22 April 2026. Penutupan ini menandai berakhirnya 10 kali pertemuan layanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang digelar Pemerintah Kota Denpasar melalui TP PKK dan DPMD Kota Denpasar.
Dalam sambutannya, Ayu Kristi menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak sehingga program dapat berjalan dengan baik dan tuntas. “Kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Posyandu Paripurna dengan 6 SPM yang telah berjalan selama 10 pertemuan. Semoga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Posyandu kini tidak hanya berfungsi sebagai layanan kesehatan dasar, tetapi juga berkembang menjadi pusat pelaporan berbagai persoalan sosial di masyarakat. “Tidak hanya soal kesehatan, tetapi juga persoalan sosial dan lingkungan di wilayah dapat dilaporkan melalui Posyandu secara berjenjang,” katanya.
Ayu Kristi juga menekankan pentingnya keberlanjutan layanan Posyandu secara mandiri oleh masyarakat dengan dukungan kader, meski program Paripurna telah resmi berakhir. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kesadaran lingkungan melalui pemilahan sampah dari rumah tangga sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah.
“Sistem pengelolaan sampah harus dimulai dari pemilahan di rumah. Ini penting untuk mendukung penyelesaian persoalan sampah secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lingkungan Banjar Tangguntiti, I Putu Karmana, menyampaikan bahwa program Posyandu Paripurna telah berjalan sebanyak 10 kali sejak 18 Februari 2026, dengan sasaran 50 lansia dan pralansia, 50 balita, serta 3 ibu hamil. Ia menegaskan bahwa pelayanan Posyandu reguler akan tetap dilanjutkan setiap bulan untuk menjangkau warga yang belum terlayani secara maksimal selama program berlangsung.
“Kami akan terus memaksimalkan pelayanan Posyandu reguler agar seluruh warga tetap terlayani,” ujarnya.
Program ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menekan angka stunting, meningkatkan kesehatan lansia, serta menjaga kesehatan ibu hamil di wilayah Denpasar Utara, khususnya Banjar Tangguntiti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....