Pesan Presiden Prabowo untuk Umat Hindu di Dharma Santi 2026
- 18 Apr 2026 20:16 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pesan dalam peringatan Dharma Santi Nasional Tahun 2026 atau Tahun Baru Saka 1948 sebagai momentum memperkuat persaudaraan, toleransi, dan nilai-nilai kehidupan yang harmonis. Dalam sambutannya secara daring pada Jum'at, 17 April 2026, Presiden membuka dengan salam lintas agama sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman di Indonesia.
Ia juga menyapa seluruh umat Hindu di tanah air dan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan memperingati Dharma Santi dalam keadaan sehat serta penuh semangat kebersamaan dan kedamaian. “Atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat merayakan Dharma Santi tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di tanah air,” ujar Presiden.
Presiden juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung dalam peringatan Dharma Santi Nasional 2026. Namun demikian, ia menegaskan bahwa Dharma Santi merupakan momentum penting untuk saling memaafkan, memperkuat persaudaraan, serta meneguhkan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan bermasyarakat.
Lebih lanjut, Presiden mengajak seluruh masyarakat untuk melangkah bersama dalam semangat harmoni, kedamaian, dan persatuan setelah perayaan Hari Raya Nyepi. Ia menekankan pentingnya nilai Tat Twam Asi sebagai landasan hidup saling menghormati dan menjaga keseimbangan.
Menurut Presiden, Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman, dengan semangat gotong royong, kerja sama, dan saling mendukung sebagai kekuatan utama dalam kehidupan berbangsa. Ia juga menegaskan peran penting umat Hindu dalam menjaga harmoni sosial dan persatuan nasional, serta dalam membangun Indonesia yang adil dan makmur.
Presiden turut mengajak umat Hindu untuk terus memegang teguh nilai Tri Hita Karana, yakni menjaga hubungan harmonis dengan sesama manusia, alam, dan Tuhan. “Mari kita jaga kebersamaan, kita perkuat persatuan nasional, dan bersama membangun Indonesia yang adil dan makmur,” tutup Presiden.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....