Insentif Dorong Kebanggaan dan Kesejahteraan Petani
- 15 Apr 2026 10:16 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Sektor pertanian di Indonesia termasuk Bali menghadapi sejumlah persoalan krusial yang memerlukan solusi tepat. Persoalan itu tidak hanya menyangkut tingginya alih fungsi lahan pertanian, namun juga kesejahteraan dan minimnya masyarakat yang mau menjadi petani.
Dosen Universitas Ngurah Rai Dr. Gede Wirata dikonfirmasi RRI.CO.ID di Denpasar, Rabu 15 April 2026 mengatakan, petani merupakan garda terdepan memastikan terpenuhinya ketersediaan bahan pokok dan ketahanan pangan. Namun, kesejahteraan yang kurang terjamin seringkali mengakibatkan sebagian masyarakat enggan menjadi petani. Gede Wirata mengungkapkan, tidak sedikit generasi muda memilih mata pencaharian yang lebih menjanjikan dibandingkan menjadi petani. Kondisi itu mengakibatkan sulitnya regenerasi petani.
“Insentif menjadi salah satu kunci mendorong kebanggaan dan kesejahteraan petani di Indonesia. Insentif yang mencakup bantuan langsung, kemudahan modal, hingga perlindungan lahan diyakini akan menjaga ketahanan pangan dan regenerasi petani,” ujarnya.
Gede Wirata mengatakan, peran petani sangat krusial, sehingga layak mendapatkan apresiasi berupa insentif untuk semakin menumbuhkan kebanggaan menjadi petani. Insentif tersebut mencakup bantuan langsung, kemudahan modal, hingga perlindungan lahan.
“Dengan berbagai insentif itu akan mendorong kebanggaan dan kesejahteraan petani, terutama untuk menjaga ketahanan pangan dan regenerasi petani milenial,” tuturnya.
Petani menjadi salah satu profesi krusial dan garda terdepan memastikan ketersediaan bahan pokok dan ketahanan pangan. Namun, besarnya peran petani tidak sebanding dengan jaminan kesejahteraan hidup yang menjadi alasan generasi muda enggan menjadi petani. Kondisi ini mengharuskan Pemerintah semakin gencar memberikan Insentif untuk mendorong kebanggaan dan kesejahteraan petani di Indonesia. Fokus insentif tersebut pada penguatan ekosistem pertanian, kemudahan akses permodalan, dan peningkatan kesejahteraan agar profesi petani lebih menjanjikan secara ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....