FOTO Bali Festival 2026 Umumkan 36 Seniman Terpilih dari 80 Negara

  • 08 Apr 2026 12:33 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Tabanan – FOTO Bali Festival 2026 yang dipresentasikan oleh Nuanu Creative City mengumumkan sebanyak 36 seniman terpilih untuk edisi keduanya. Pengumuman ini dilakukan setelah melalui proses seleksi dari hampir 700 submisi yang berasal dari lebih dari 80 negara.

Festival ini akan diselenggarakan pada 3 Juni hingga 12 Juli 2026 di Nuanu Creative City, Bali, dengan menghadirkan karya dari 36 seniman yang berasal dari 24 negara.

Mengangkat tema Afterimage, festival ini menghadirkan karya-karya yang mengeksplorasi memori, keberlanjutan, serta bagaimana citra terus hidup melampaui momen yang ditangkapnya.

Festival Director FOTO Bali Festival, Kelsang Dolma, Senin, 6 April 2026 menyampaikan, FOTO Bali Festival membuka ruang percakapan yang lebih luas.

“Kami ingin FOTO Bali Festival membuka ruang percakapan yang lebih luas antara praktik fotografi dari berbagai konteks, tanpa batas geografis maupun generasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Open call menjadi bagian penting dari proses ini, memungkinkan seniman baru maupun yang telah lama berkarya untuk berpartisipasi melalui kekuatan karya mereka dan relevansinya dengan tema festival. Kehadiran dua kurator juga membuka ruang bagi beragam perspektif dalam proses seleksi, sehingga menghadirkan pembacaan yang lebih berlapis terhadap gagasan utama festival.”

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, menyampaikan festival ini juga didukung oleh Wonderful Indonesia dalam memperkuat lanskap budaya dan ekonomi kreatif nasional.

“Wonderful Indonesia mendukung inisiatif yang memperkuat ekosistem kreatif dan dialog budaya di Indonesia. FOTO Bali Festival 2026 menunjukkan bagaimana seni, fotografi, dan komunitas dapat bertemu untuk menciptakan percakapan budaya yang bermakna, berakar dari Bali,” ujarnya.

Dari keseluruhan submisi yang masuk, sekitar lima persen karya terpilih untuk dipresentasikan dalam festival. Para seniman terpilih mewakili berbagai kawasan, mulai dari Asia, Afrika, Eropa, Amerika hingga Oseania, dengan beragam pendekatan mulai dari dokumenter, konseptual hingga praktik lintas disiplin.

Kurator FOTO Bali Festival, Kurniadi Widodo, menyampaikan kualitas dan pendekatan yang muncul dari karya tersebut sejalan dengan yang dibayangkan sejak awal.

“Kualitas dan pendekatan yang muncul dari karya-karya ini sejalan dengan apa yang kami bayangkan sejak awal ketika tema diumumkan,” Ujarnya.

Ia menambahkan, “Kami ingin menghadirkan praktik yang menunjukkan komitmen sekaligus keberagaman bahasa visual dalam fotografi kontemporer.”

Sementara itu, Kurator FOTO Bali Festival lainnya, Putu Sridiniari, menyampaikan fotografi tidak pernah benar-benar mengakhiri momen, tetapi terus beredar dan membentuk cara untuk mengingat dunia.

“Dalam konteks Afterimage, fotografi tidak pernah benar-benar mengakhiri sebuah momen, tetapi terus beredar dan membentuk cara kita mengingat dunia,”

Ia menambahkan, “Karya-karya terpilih mencerminkan beragam pendekatan, namun memiliki perhatian yang sama terhadap bagaimana gambar menyimpan jejak dan mempengaruhi cara kita memahami masa kini.”

Selain menghadirkan seniman internasional, partisipasi delapan seniman Indonesia turut memperkuat dialog dengan membawa perspektif lokal ke dalam percakapan global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....