Rutan Negara Sesak, Narapidana Tidur Berdesakan di Lantai

  • 08 Apr 2026 09:48 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Kondisi over kapasitas di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Negara kian memprihatinkan. Berdasarkan pantauan pada Senin 6 April 2026, ruang hunian yang seharusnya menjadi tempat pembinaan kini tampak sesak, memaksa para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menggelar kasur lipat di lantai demi bisa beristirahat.

Kepala Rutan Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, mengatakan bahwa fasilitas yang dipimpinnya tengah mengalami tekanan kapasitas yang signifikan. Data menunjukkan lonjakan angka penghuni yang jauh di atas ambang batas normal.

"Kapasitas ideal kami sebenarnya hanya untuk 71 orang, namun saat ini jumlah penghuni mencapai 197 orang. Sempat menyentuh angka 200 beberapa waktu lalu," ujar Agus Putra.

Dari total penghuni tersebut, mayoritas atau sekitar 107 orang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika. Sisanya merupakan warga binaan dari berbagai kasus tindak pidana umum lainnya. Kondisi ini membuat ruang gerak di dalam blok hunian menjadi sangat terbatas.

Pihak Rutan Negara bukannya tanpa upaya. Langkah relokasi atau pemindahan narapidana ke Lapas/Rutan lain terus diusahakan untuk mengurai kepadatan. Namun, strategi ini menemui jalan buntu karena masalah sistemik.

"Hampir seluruh Lapas dan Rutan di wilayah Bali mengalami masalah serupa (overload). Pemindahan harus melalui persetujuan ketat dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Bali. Pengiriman WBP hanya bisa dilakukan dalam jumlah kecil dan skala terbatas," ungkapnya

Hingga saat ini, pihak Rutan Negara terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mencari solusi jangka panjang, sembari memastikan aspek keamanan dan sanitasi bagi para penghuni tetap terjaga di tengah keterbatasan ruang yang ada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....