TP PKK Denpasar Bagikan Bag Komposter, Dorong Pengelolaan Sampah dari Sumber
- 29 Mar 2026 20:45 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar terus mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber dengan membagikan bag komposter kepada masyarakat. Kegiatan sosialisasi sekaligus distribusi tersebut digelar di Banjar Peken, Kelurahan Renon, Kecamatan Denpasar Selatan, Selasa 24 Maret 2026.
Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, mengatakan langkah ini merupakan upaya nyata pemerintah bersama PKK dalam mengatasi persoalan sampah rumah tangga. Terlebih, mulai 1 April 2026, TPA Suwung tidak lagi menerima sampah organik dan akan ditutup permanen pada 1 Juni mendatang.
Ia menegaskan pentingnya peran keluarga, khususnya ibu rumah tangga, dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah. “Peran keluarga, khususnya ibu rumah tangga, menjadi kunci dalam pengelolaan sampah dari rumah. Saya yakin jika ibu-ibu sudah bergerak, berbagai tantangan dapat kita atasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Selatan, Ny. Ida Ayu Alit Maharatni Purwanasara, menjelaskan bahwa bag komposter efektif digunakan untuk mengolah sampah organik seperti sisa makanan, sayur, canang, dan kulit buah. Namun, ia mengingatkan agar masyarakat tidak memasukkan limbah seperti tulang, minyak, dan susu ke dalam komposter karena berpotensi menimbulkan bau tidak sedap.
“Jika digunakan dengan benar, kompos dapat dipanen dalam waktu sekitar satu bulan. Ini solusi sederhana untuk mengurangi timbulan sampah rumah tangga,” jelasnya.
Lurah Renon, I Gede Suweca, mengungkapkan bahwa hingga kini distribusi bag komposter telah menjangkau 525 kepala keluarga dari total 3.003 kepala keluarga di wilayahnya. Pihaknya menargetkan seluruh warga sudah menerima fasilitas tersebut sebelum 1 April.
Melalui program ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri semakin meningkat, sehingga mampu menekan volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir. “Dukungan aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan di Kota Denpasar,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....