Pemkot dan PKK Denpasar Edukasi Warga Kelola Sampah dari Sumber

  • 29 Mar 2026 20:36 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Depasar – Pemerintah Kota Denpasar bersama Tim Penggerak (TP) PKK mengedukasi masyarakat di Denpasar Timur untuk mengelola sampah dari sumber . Edukasi tersebut melalui pemanfaatan bag komposter, dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di dua banjar, Minggu 22 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Banjar Peken, Desa Sumerta Kaja, dan Banjar Kedaton, Kesiman Petilan ini dirangkaikan dengan aksi bersih-bersih lingkungan. Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara menegaskan, peran keluarga—terutama ibu rumah tangga—menjadi kunci dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Ia mengajak masyarakat memulai dari langkah sederhana, seperti memilah sampah organik dan anorganik serta memanfaatkan bag komposter. “Saya sendiri sudah menggunakan bag komposter di rumah. Ini langkah kecil, tetapi sangat berdampak. Jika dimulai dari diri sendiri, sampah organik tidak akan menumpuk,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan hidup ramah lingkungan, seperti membawa tas belanja sendiri dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Hal ini menjadi semakin penting mengingat mulai 1 April 2026, TPA Suwung tidak lagi menerima sampah organik, sehingga pengelolaan dari sumber menjadi kebutuhan mendesak.

Sementara itu, Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan DLHK Denpasar Ida Ayu Widhiyanasari menjelaskan, bag komposter dapat digunakan untuk mengolah sampah organik rumah tangga seperti sisa makanan, sayur, dan kulit buah. Namun, ia mengingatkan agar tidak memasukkan limbah seperti tulang, minyak, dan susu karena berpotensi menimbulkan bau.

“Jika digunakan dengan benar, kompos dapat dipanen dalam waktu sekitar satu bulan. Ini solusi sederhana untuk mengurangi timbulan sampah rumah tangga,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahaya membakar sampah plastik yang dapat berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan, serta mengajak masyarakat untuk konsisten memilah sampah. Perbekel Desa Sumerta Kaja I Gusti Ngurah Mayun mengapresiasi dukungan Pemkot Denpasar melalui pembagian bag komposter.

Ia menyebutkan bahwa desa juga telah mengembangkan program teba modern serta mengoptimalkan TPS3R sebagai bagian dari upaya pengurangan sampah. “Kami berharap penanganan sampah ini dapat dilakukan bersama-sama dengan dukungan masyarakat, sehingga timbulan sampah dari sumber dapat ditekan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....