Terekam Dashcam: Pikap Oleng Hantam Tronton, Sopir Tewas
- 06 Sep 2026 05:29 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana - Kecelakaan maut kembali memakan korban jiwa di jalur tengkorak Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Taman, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Jembrana, Sabtu 5 September 2026 siang sekitar pukul 13.00 WITA. Insiden yang melibatkan mobil pikap dan truk tronton ini sempat terekam jelas oleh kamera dashboard (dashcam) kendaraan.
Peristiwa bermula saat truk tronton bermuatan beton drainase berplat S 8395 UP yang dikemudikan Supari (48), warga Jombang, melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba sebuah pikap putih bernomor polisi P 8273 VQ yang dikendarai Hasan Bisri (51), warga Rogojampi, Banyuwangi, bergerak melebar ke kanan jalur lawan dari arah berlawanan.
Diduga akibat pengemudi pikap mengantuk, kendaraan melaju tanpa kendali hingga menghantam bagian depan truk tronton secara telak. "Pikap tiba-tiba oleng ke kanan dan langsung menghantam truk saya. Jaraknya sangat mendadak jadi tidak sempat menghindar," ujar Supari di lokasi kejadian seraya memperlihatkan rekaman dashcam miliknya.
Kerasnya benturan membuat warga sekitar terperanjat. Kadek Dwipayana (47), saksi mata di lokasi, sempat mengira suara dentuman tersebut berasal dari ledakan ban pecah sebelum akhirnya melihat posisi tronton melintang di tengah jalan. Akibat benturan keras tersebut, bagian depan pikap ringsek parah.
Hasan Bisri, pengemudi pikap, sempat dilarikan ke Puskesmas 1 Melaya namun dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, truk tronton mengalami kerusakan pada bumper dan pecah ban depan kanan.
Kecelakaan ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas Denpasar–Gilimanuk hingga menimbulkan kemacetan sepanjang lebih dari 3 kilometer. Kapolsek Melaya Kompol Putu Suarmadi membenarkan insiden tersebut.
Jajaran Satlantas Polres Jembrana telah melakukan olah TKP dan memberlakukan sistem buka-tutup jalur untuk mengurai antrean kendaraan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....