Tim Mabes Polri Supervisi Operasi Ketupat Agung Bali

  • 14 Mar 2026 10:49 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Tim supervisi Mabes Polri melakukan pengecekan kesiapan Operasi Ketupat Agung 2026 di Polda Bali. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pengamanan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan lancar.

Tim Mabes Polri dipimpin Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib yang melakukan supervisi langsung ke Polda Bali. Kegiatan tersebut bertujuan mengevaluasi berbagai aspek kesiapan pengamanan selama masa operasi berlangsung.

Supervisi meliputi pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana, pos pengamanan serta pos pelayanan. Selain itu juga dilakukan evaluasi pola pengaturan lalu lintas hingga langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam.

“Seluruh personel harus selalu siap siaga serta menjaga sinergitas dengan instansi terkait dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib.

Ia menegaskan pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026 harus dilakukan secara profesional, humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal ini penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal selama perayaan hari raya.

Sementara itu, Karo Ops Polda Bali Kombes Pol. Soelistijono menyampaikan berbagai langkah strategis telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran operasi. Penempatan personel difokuskan pada sejumlah titik strategis di wilayah Bali.

“Personel ditempatkan di jalur utama, kawasan wisata, pelabuhan, bandara, tempat ibadah dan pusat keramaian guna memastikan keamanan masyarakat".

Ia menambahkan supervisi dari Mabes Polri diharapkan mampu meningkatkan kesiapan seluruh personel di lapangan. Dengan demikian pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026 dapat berjalan aman dan tertib.

“Melalui kegiatan supervisi ini diharapkan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Polda Bali juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapan serta pelayanan kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama masa operasi berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....