Polres Bandara Ngurah Rai Gelar Apel Ketupat Agung 2026

  • 12 Mar 2026 14:11 WIB
  •  Denpasar

Badung – Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Agung 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026, di halaman Mako Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai dan dipimpin langsung oleh Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kombes Pol. I Komang Budiartha, S.I.K.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi Operasi Ketupat Agung 2026. Kegiatan ini juga memastikan sinergi antara Polri dengan instansi terkait dalam menjaga keamanan serta kelancaran arus mudik maupun perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres membacakan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Amanat tersebut menekankan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai wujud komitmen bersama dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum mudik dan perayaan Idul Fitri.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar,” bunyi amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Polri bersama TNI dan stakeholder terkait melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari. Operasi ini berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.

Personel gabungan tersebut bertugas mengamankan berbagai objek vital selama periode mudik dan libur Idul Fitri. Objek yang menjadi fokus pengamanan meliputi tempat ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan hingga bandara.

Kapolres juga menekankan pentingnya pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat. Petugas di lapangan diharapkan dapat memberikan pelayanan maksimal selama periode operasi berlangsung.

“Selama periode operasi, petugas di lapangan akan memberikan edukasi kepada para pemudik mengenai pentingnya istirahat untuk mencegah microsleep, serta melakukan pengecekan kesehatan pengemudi dan kesiapan kendaraan,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....