AMSI Bali Dorong Literasi Media Hadapi Arus Informasi
- 10 Mar 2026 22:10 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Perkembangan arus informasi di era digital yang semakin cepat menuntut masyarakat memiliki kemampuan literasi media yang baik. Tanpa pemahaman yang tepat, masyarakat berpotensi kesulitan membedakan informasi yang benar dan yang belum terverifikasi.
Korwil AMSI Bali–Nusra, Dr. I Nengah Muliartha, S.Si., M.Si, mengatakan kecepatan menjadi modal utama dalam penyebaran informasi di era digital. Namun di sisi lain, masyarakat masih menghadapi tantangan dalam membedakan antara informasi dan berita.
“Informasi dan berita sama-sama data dan pesan, tetapi informasi belum tentu terverifikasi. Sedangkan berita merupakan data yang sudah diverifikasi dan dipublikasikan melalui media,” ujarnya.
Muliartha menjelaskan tantangan terbesar saat ini adalah menjangkau literasi media secara lebih luas di masyarakat. Menurutnya, gerakan literasi perlu kolaborasi berbagai pihak agar dapat menjangkau hingga ke tingkat desa.
“Tantangan terbesar saat ini adalah sulitnya menjangkau literasi media secara luas. Karena itu perlu gerakan bersama agar edukasi ini bisa sampai ke masyarakat hingga pelosok,” katanya.
AMSI Bali sendiri terus mendorong berbagai program literasi media, salah satunya melalui edukasi di sekolah serta penyebaran informasi melalui berbagai platform digital seperti infografis, teks, dan audio. Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat lebih bijak dalam mengonsumsi informasi di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....