Cuaca Buruk Picu Kenaikan Harga Ikan di Pasar Kedonganan
- 05 Mar 2026 07:01 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung – Cuaca buruk yang melanda perairan Bali dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada aktivitas melaut para nelayan. Kondisi ini menyebabkan pasokan ikan berkurang dan harga ikan di pasar mengalami kenaikan.
Salah seorang penjual ikan di Pasar Ikan Kedonganan, Santi kepada RRI.CO.ID Selasa 3 Maret 2026 mengatakan sejumlah jenis ikan yang dijual saat ini mengalami kenaikan harga karena minimnya hasil tangkapan nelayan. "Kayak Tompek, Layang, Layang Kucing, sama Tongkol itu harganya sekarang naik semua,” ujarnya.
Menurutnya, cuaca yang tidak menentu membuat banyak nelayan tidak dapat melaut sehingga jumlah ikan yang tersedia di pasar menjadi terbatas. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, sebagian ikan yang dijual di Kedonganan saat ini didatangkan dari daerah lain di Bali seperti Karangasem dan Singaraja.
“Karena cuaca, nelayan-nelayan nggak bisa kerja dan nggak dapat ikan. Di sini jadi nggak ada ikan, makanya mahal, ini kiriman dari Karangasem, Singaraja,” jelasnya.
| Baca juga: Kenaikan Dolar AS Berpotensi Memicu Inflasi |
Santi menambahkan, kenaikan harga cukup signifikan. Beberapa jenis ikan yang sebelumnya dijual sekitar Rp10 ribu per ekor kini bisa mencapai Rp25 ribu. “Yang biasanya paling mahal 10 ribu seperti ikan kucing, sekarang bisa sampai 25 ribu,” ungkapnya.
Meski demikian, beberapa jenis ikan seperti tongkol, layang, dan ikan kucing masih menjadi pilihan utama pembeli di pasar. Ia berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga nelayan dapat kembali melaut dan harga ikan kembali stabil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....