BPBD Provinsi Bali Imbau Warga Waspada Ancaman Bencana Hidrometeorologi
- 24 Feb 2026 07:31 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring intensitas hujan yang masih terjadi hampir setiap hari dalam beberapa pekan terakhir. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Gede Agung Teja Bushana Yadnya kepada RRI.CO.ID, Senin 23 Februari 2026 mengatakan periode Januari hingga akhir Februari memang telah diprediksi sebagai puncak musim hujan.
Kondisi tersebut berpotensi memicu bencana seperti pohon tumbang, banjir, dan tanah longsor “Ancaman hidrometeorologi ini masih tetap ada sampai akhir Februari, bahkan bisa berlanjut hingga awal Maret. Dalam beberapa hari terakhir hujan turun hampir setiap hari, meskipun tidak terlalu lebat,” ujarnya.
Ia menyebutkan, kejadian pohon tumbang tercatat hampir merata di seluruh kabupaten/kota di Bali, termasuk di Karangasem, Badung, Denpasar, dan Tabanan. Namun, sejauh ini belum terjadi bencana berskala besar.
Dari sisi mitigasi, BPBD Bali telah melakukan konsolidasi kesiapan personel, peralatan, dan logistik sejak akhir tahun lalu. Selain itu, diseminasi peringatan dini cuaca dilakukan setiap hari melalui berbagai kanal informasi.
BPBD juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota hingga perangkat desa dalam penanganan cepat setiap kejadian. Upaya lain yang dilakukan antara lain mendukung gerakan kebersihan lingkungan, normalisasi sungai prioritas, serta penanaman pohon.
Teja mengimbau masyarakat untuk aktif memantau prakiraan cuaca melalui aplikasi resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang kini menyediakan informasi hingga tingkat desa. “Kalau bepergian, cek dulu informasi cuaca. Hindari berteduh atau beraktivitas di bawah pohon besar saat hujan disertai angin kencang. Kenali juga titik aman untuk evakuasi,” katanya.
Ia juga mengingatkan setiap keluarga menyiapkan tas siaga berisi dokumen penting dan kebutuhan darurat, serta menjaga kebersihan drainase agar tidak tersumbat. Apabila terjadi kejadian darurat, masyarakat diminta segera melapor kepada kepala lingkungan atau perangkat desa setempat agar informasi dapat diteruskan secara cepat ke instansi terkait.
BPBD Bali memastikan jejaring komunikasi dari tingkat desa hingga provinsi telah terbangun untuk mempercepat respons penanganan bencana selama puncak musim hujan berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....