Edukasi Etika Berbahasa Jadi Kunci Menjaga Harmoni Sosial
- 17 Feb 2026 11:33 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar– Etika berbahasa dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah pesatnya perkembangan komunikasi digital. Hal tersebut disampaikan dosen Sastra Indonesia, Universitas Udayana, I Gusti Ngurah Mayun Susandhika, kepada RRI.CO.ID, Sabtu 14 Februari 2026 memberikan pemaparan terkait pentingnya kesantunan berbahasa di masyarakat.
Menurutnya, bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan karakter dan budaya seseorang. Di era digital, arus informasi yang sangat cepat serta interaksi tanpa batas ruang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga konflik apabila tidak disertai etika.
“Etika berbahasa itu penting karena bahasa itu bukan hanya alat komunikasi saja, tetapi juga cermin karakter dan budaya seseorang. Nah apalagi di era digital saat ini ya, jadi informasi itu sangat cepat dan interaksi terjadi tanpa batas ruang. Jadi semua teknologi itu sudah bisa dijangkau,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penggunaan bahasa yang santun dapat mencegah munculnya ujaran kebencian, sekaligus membangun sikap saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat. Etika berbahasa juga berperan memperkuat identitas budaya bangsa, terutama di kalangan generasi muda yang menjadi pengguna aktif media digital.
“Etika berbahasa itu diperlukan untuk menjaga keharmonisan sosial, bisa membangun sikap saling menghargai, serta memperkuat identitas budaya bangsa.” Pungkasnya.
Masyarakat diharapkan mampu menyampaikan informasi secara tepat, lugas, dan tetap memperhatikan nilai kesopanan agar pesan yang disampaikan dapat diterima tanpa menimbulkan gesekan sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....