Desa Wisata Pilar Pemerataan Pariwisata Bali
- 15 Feb 2026 15:12 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Desa wisata dinilai memiliki posisi strategis dalam peta pembangunan pariwisata daerah, khususnya di Bali. Keberadaannya menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pariwisata berbasis masyarakat sekaligus solusi atas persoalan over tourism.
Dosen Koordinator Program Studi Industri Perjalanan Wisata Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, Dr. I Made Kusuma Negara, mengatakan desa wisata berperan sebagai pengurai kepadatan wisatawan yang selama ini terpusat di Bali Selatan. Dengan pengembangan desa wisata, pemerataan ekonomi di masing-masing desa dapat lebih optimal.
“Desa wisata menjadi salah satu pilar penting pembangunan pariwisata berbasis masyarakat. Ke depan, desa wisata juga diharapkan mampu mengurai over tourism yang selama ini terkonsentrasi di wilayah Bali Selatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, desa wisata yang ideal tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Konsep yang dikembangkan juga harus mendukung agenda pariwisata berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan sosial, budaya, dan lingkungan.
Menurutnya, terdapat sejumlah indikator utama agar desa wisata memiliki daya tarik kuat dan berkelanjutan. Atraksi berupa keunikan budaya dan tradisi hidup menjadi unsur penting, disertai amenitas seperti ketersediaan tempat tinggal sementara yang layak, bersih, dan aman bagi wisatawan.
“Budaya memang bisa menjadi atraksi yang memberi pengetahuan baru bagi wisatawan. Namun tetap harus ada batasan agar tidak kehilangan nilai autentik dan tidak semata-mata menjadi komersial,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya strategi berbasis data dan riset dalam memetakan potensi serta segmentasi pasar desa wisata. Pemetaan tersebut mencakup identifikasi segmen seperti ekowisata, wisata budaya, hingga digital nomad, termasuk memahami profil dan preferensi wisatawan.
Selain itu, pemerintah daerah perlu memprioritaskan standarisasi wisatawan berkualitas serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola desa wisata. Penguatan kelembagaan dan manajemen destinasi dinilai krusial agar desa wisata tampil profesional dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....