Perkuat Respons Darurat Pariwisata, FINNS Launching Helikopter SAR
- 06 Feb 2026 22:31 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung - FINNS Beach Club meluncurkan helikopter pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) pertama di Bali yang dilengkapi kemampuan "hoist" atau evakuasi udara tanpa pendaratan. Kehadiran helikopter ini menjadi tonggak penting penguatan sistem tanggap darurat di Pulau Dewata, khususnya di kawasan pesisir dan destinasi wisata dengan tingkat kunjungan tinggi.
Inisiatif ini dikembangkan melalui kolaborasi bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS). Kerja sama tersebut menegaskan kesamaan komitmen antara sektor swasta dan pemerintah dalam memperkuat ekosistem penanganan darurat di Bali.
Chief Operation Officer of FINNS Paul Hussey saat penandatanganan kerjasama layanan helikopter pencarian dan penyelamatan di Elite Rooftop Cabana FINNS Beach Club, Jumat 6 Februari 2026 mengatakan, inisiatif ini menjadi bagian dari pariwisata berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada menjaga lingkungan, namun juga memastikan keselamatan wisatawan dengan respon cepat penyelamatan. Ia menjelaskan, layanan ini untuk memberikan respons darurat dalam waktu 30 menit setelah panggilan diterima, menjangkau area 550 km hingga wilayah terpencil, sehingga memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata yang aman.
“Keselamatan adalah fondasi dari semua yang kami lakukan di FINNS,” ujar Paul Hussey,
Paull Hussey juga menyoroti tingginya jumlah wisatawan Australia ke Bali yang menurutnya membawa tanggung jawab moral untuk turut memastikan kesiapan sistem penyelamatan. “Kami bangga dapat mendanai dan mendukung helikopter ini, serta bekerja bersama SGI dan BASARNAS untuk melindungi masyarakat lokal dan wisatawan yang menjadikan Bali sebagai rumah kedua,” katanya.
Chief Commercial Officer SGI, Steffen Bay menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan. Dukungan FINNS dan penguatan resmi dari BASARNAS akan meningkatkan kemampuan operasional SGI, sehingga memungkinkan respons yang lebih cepat dan efektif dalam situasi darurat.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (BASARNAS), I Nyoman Sidakarya, menyampaikan apresiasi kepada manajemen FINNS Beach Club yang telah memfasilitasi penandatanganan MoU tersebut. Menurutnya, kesepahaman ini menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan "response time" penanganan darurat demi memberikan rasa aman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang berlibur di Bali.
Ia menegaskan, dukungan satu unit Helikopter Bell 412 milik SGI sangat membantu proses evakuasi di medan sulit. “Helikopter tersebut telah dilengkapi peralatan "hoist" yang memungkinkan rescuer diturunkan langsung ke lokasi dan korban dievakuasi tanpa pendaratan. BASARNAS pun akan menyiapkan tim penolong dengan kompetensi khusus untuk mendukung operasi tersebut,” ujarnya.
Helikopter SAR tersebut diwujudkan melalui pendanaan dan dukungan penuh dari FINNS Beach Club, dan akan dioperasikan oleh Sayap Garuda Indah (SGI), organisasi pencarian dan pertolongan berbasis di Bali yang selama ini aktif melakukan misi penyelamatan di darat maupun laut. Dengan dukungan armada udara ini, kecepatan respons dan kapasitas evakuasi diharapkan meningkat signifikan, terutama dalam kondisi medan sulit dan situasi darurat berskala besar.
Dengan dukungan helikopter sebagai moda evakuasi tercepat saat ini, sinergi SGI dan BASARNAS diyakini akan meningkatkan kecepatan dan efektivitas pelaksanaan operasi SAR serta tugas-tugas kemanusiaan di Pulau Dewata. Dalam acara tersebut, digelar simulasi langsung penyelamatan di laut. Helikopter melakukan manuver terbang rendah dan operasi "hoist", memperlihatkan secara nyata kemampuan evakuasi korban tanpa perlu melakukan pendaratan.
Demonstrasi ini memberikan gambaran mengenai teknologi serta standar keselamatan udara yang kini tersedia di Bali. Selain seremoni, diskusi panel yang menghadirkan perwakilan FINNS, SGI, dan BASARNAS turut mengulas pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan keselamatan masyarakat lokal dan wisatawan.
Diskusi ini juga menyoroti visi jangka panjang penguatan sistem SAR Bali sebagai destinasi pariwisata internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....