Workshop Baligrafi Dorong Kreativitas Generasi Muda
- 05 Feb 2026 13:07 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Workshop Baligrafi dalam rangka kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis 5 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dosen Universitas Hindu Negeri IGB Sugriwa Denpasar, Dr. I Made Gede Anadhi, S.Sn., M.Si yang membawakan materi bertajuk “Baligrafi Ring Ranah Kaligrafi Dunia”.
Dalam pemaparannya, Dr. Anadhi menjelaskan bahwa kaligrafi merupakan seni menulis indah yang telah berkembang sejak peradaban Mesir Kuno dan Yunani, kemudian menyebar ke Timur Tengah, Eropa, hingga Nusantara. Ia juga menguraikan perkembangan kaligrafi Arab sebagai bagian penting dalam tradisi Islam, yang kemudian berakulturasi dengan budaya lokal di Indonesia, termasuk dalam bentuk ukiran, batik, hingga seni kontemporer.
Menurutnya, kaligrafi di Nusantara tidak hanya berfungsi sebagai media estetika, tetapi juga sebagai sarana spiritual dan identitas budaya. “Workshop ini menjadi ruang pembahasan pertama sebelum dilombakan, karena masih banyak kerancuan di kalangan peserta. Baligrafi hadir sebagai media profan agar generasi muda tidak takut berekspresi, namun perlu kejelasan aturan saat dikaitkan dengan lomba,” ujarnya.
Dr. Anadhi juga membahas hubungan antara kaligrafi dan rajah dalam tradisi Nusantara serta perkembangannya di Bali. Ia menegaskan bahwa Bali memiliki kekhasan tersendiri melalui Baligrafi, yaitu seni visual yang memadukan aksara Bali dengan ekspresi rupa modern, sebagai wujud pelestarian identitas lokal.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi praktik Baligrafi yang membahas unsur dasar seni, seperti titik, garis, warna, dan tekstur, serta teknik penggunaan aksara tunggal, aksara jamak, hingga pola figuratif dalam penciptaan karya. “Tidak ada kesulitan berarti, karena baligrafi sudah masuk dalam siklus pendidikan, meski porsinya masih kecil dan lebih banyak di kegiatan ekstrakurikuler. Pengembangan ke depan perlu kesabaran dan pendampingan agar potensi besar generasi muda ini bisa terus diarahkan,” ujarnya.
Melalui Kriyáloka Baligrafi ini, diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mencintai dan melestarikan aksara Bali melalui pendekatan seni visual yang kreatif dan inovatif, sejalan dengan tema Bulan Bahasa Bali 2026, “Atma Kerthi: Udiana Purnaning Jiwa”.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....