Penyu Lekang Pantai Kuta Dievakuasi untuk Perawatan
- 04 Feb 2026 10:52 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung – Penyu lekang berbobot sekitar 30 kilogram ditemukan Jumat, 23 Januari 2026, di kawasan Pantai Kuta, Kabupaten Badung. Peristiwa ini dipicu gelombang tinggi dan angin kencang pada musim angin barat, yang membuat penyu terbawa arus bersama sampah laut hingga sampai ke pesisir pantai.
Asisten Manajer DTW Pantai Kuta, I Putu Gilang Bayu Sadra Putra, mengatakan fenomena seperti ini memang kerap terjadi saat musim angin barat. Gelombang besar, angin kencang, dan sampah kayu di laut membuat pergerakan penyu terganggu dan berisiko terseret ke pantai.
“Jadi kalau musim angin barat ini sering ada penyu terdampar. Terdampar karena banyak sampah kayu-kayu, nah dia di dalam gelombangnya terlalu besar terus angin juga, jadi dia terombang-ambing, kena pukul kayu di dalam sehingga dia bisa jadi terdampar,” ujar I Putu Gilang Bayu Sadraputra.
Gilang menjelaskan, penanganan terhadap penyu yang terdampar dilakukan dengan melihat kondisi penyu tersebut. Jika penyu ditemukan dalam kondisi hidup, pihak pengelola akan segera berkoordinasi dengan Konservasi Penyu Serangan untuk proses penyelamatan dan perawatan lebih lanjut.
“Tergantung situasi kondisinya. Kalau memang dia terdampar sudah tidak bernyawa langsung kita tanam. Kalau masih bisa diselamatkan kita koordinasi dengan Konservasi Serangan. Biasa dijemput ke sini pakai mobil semacam ambulans yang khusus untuk rescue, langsung dibawa ke klinik di daerah Kedonganan,” katanya.
Saat ini, penyu lekang tersebut masih dalam kondisi hidup dan menjalani perawatan di bawah pengawasan konservasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian satwa laut di Bali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....