Korban Banjir di Desa Bakti Seraga Ditemukan Tewas Tertimbun Reruntuhan Rumah
- 13 Jun 2026 12:51 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Buleleng – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban banjir yang melanda Desa Bakti Seraga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat 12 Juni 2026. Korban bernama Ricardo Razaq Alghivieri (20) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah reruntuhan bangunan yang terdampak banjir.
Korban ditemukan sekitar pukul 16.15 Wita setelah tim SAR melakukan pencarian intensif di sejumlah titik lokasi bencana sejak siang hari. Informasi penemuan korban diterima saat tim gabungan masih melakukan penyisiran di area terdampak banjir dan aliran sungai.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan pencarian dilakukan dengan membagi personel ke beberapa sektor untuk mempercepat proses penyisiran. “Tim dibagi ke beberapa lokasi untuk melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar area kejadian,” ujar Donny di lokasi kejadian.
Selain menyisir kawasan permukiman yang terdampak, salah satu Search and Rescue Unit (SRU) juga melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai hingga ke pesisir Pantai Pengambengan. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Hingga akhirnya pada pukul 16.15 Wita, tim menerima informasi bahwa korban ditemukan tertimbun di bawah reruntuhan rumah. “Kami mendapatkan informasi bahwa target ditemukan di bawah reruntuhan rumah. Selanjutnya kami melaksanakan proses evakuasi secara manual,” kata Donny.
Proses evakuasi berlangsung selama hampir satu jam dan dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat kondisi bangunan yang masih labil dan berpotensi membahayakan petugas. Korban berhasil dievakuasi dari timbunan material bangunan pada pukul 17.12 Wita.
| Baca juga: Wahana Pasar Pergung Jembrana Makan Korban |
Setelah berhasil dikeluarkan dari reruntuhan, jenazah Ricardo Razaq Alghivieri langsung dibawa ke RSUD Buleleng menggunakan ambulans PMI Buleleng untuk penanganan lebih lanjut. Sebelumnya, banjir yang melanda Desa Bakti Seraga pada Jumat siang mengakibatkan satu warga dilaporkan hilang.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian pada pukul 13.55 Wita dan segera mengerahkan tim menuju lokasi. Berbagai upaya pencarian dilakukan, termasuk penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Namun, korban baru ditemukan beberapa jam kemudian dalam kondisi meninggal dunia di bawah reruntuhan bangunan. Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Pemerintah Kabupaten Buleleng, BPBD Buleleng, Polairud Polres Buleleng, Polsek Kota Singaraja, Samapta Polres Buleleng, TNI AL Pos Sangsit, Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Koramil 01 Buleleng, PMI Buleleng, Balawista Buleleng, Bhuana Bali Rescue, perangkat Desa Bakti Seraga, serta masyarakat dan keluarga korban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....