Leclerc Sebut GP Kanada Jadi Akhir Pekan Tersulit
- 26 Mei 2026 22:18 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Pembalap Ferrari Charles Leclerc merasa frustrasi pada balapan Grand Prix Kanada. Ia menyebutnya sebagai akhir pekan tersulit dalam kariernya.
Leclerc hanya mampu finis di posisi keempat. Sementara itu rekannya Lewis Hamilton sukses meraih podium kedua.
Sepanjang balapan, pembalap asal Monako itu terus mengeluhkan mobilnya. Ia merasa kurang "grip" pada ban mobil balapnya.
Leclerc sering merasa dirinya mungkin akan menabrak dinding pembatas. Kekhawatiran tersebut telah terjadi sejak sesi kualifikasi dimulai.
Ia juga sempat menegur mekanik balapnya lewat siaran radio. Leclerc merasa sang mekanik berbicara pada waktu yang salah.
Dilansir dari laman resmi Formula 1, Fred Vasseur mengakuinya. Bos Ferrari itu menyebut Leclerc tampil kurang percaya diri.
"Ia tidak terlalu percaya diri sejak awal," ujarnya. Namun, Leclerc dinilai tetap sukses menyumbang poin penting.
Vasseur mengatakan balapan di Kanada memang sudah diprediksi sulit. Tim pesaing mereka terlihat membawa "upgrade" suku cadang.
Meski tanpa suku cadang baru, Ferrari tetap tampil kompetitif. Hasil ini dinilai cukup positif bagi tim tersebut.
Kini Ferrari berada di posisi kedua pada klasemen sementara. Mereka berada tepat di bawah tim balap Mercedes.
Balapan selanjutnya akan digelar di lintasan sirkuit Monaco. Lintasan itu merupakan balapan kandang bagi pembalap Charles Leclerc.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....