Format Sprint F1 Kanada: Tantangan Set-up dan Cuaca

  • 21 Mei 2026 09:50 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Balapan Formula 1 Grand Prix Kanada akhir pekan ini hadirkan format Sprint perdana. Kondisi ini memaksa tim memaksimalkan satu sesi latihan bebas pada Jumat, 19 Juni 2026.

Sirkuit Gilles Villeneuve di Montreal menjanjikan balapan yang penuh risiko. Mobil baru tahun ini dan perubahan jadwal membawa tantangan tersendiri. Suhu lintasan dipastikan akan sangat berbeda dari musim lalu.

Pirelli tidak lagi membawa kompon ban C6. Hanya cuaca yang diprediksi tetap tidak menentu. Sirkuit sempit dan bergelombang ini memiliki dinding beton yang mengancam.

Rentetan chicane tanpa henti membuat suhu rem mencapai titik tertinggi. Pendinginan berlebih membuat mobil lambat di lintasan lurus. Namun, pendinginan yang kurang membuat mobil sulit untuk dihentikan.

Format Sprint membuat tim hanya memiliki satu sesi latihan. Setelah itu, kualifikasi Sprint langsung digelar pada sore harinya. "Kita harus mencoba melakukan sebanyak mungkin sebelumnya," ujar pembalap Liam Lawson.

Lawson memprioritaskan sesi simulator usai Grand Prix Miami. Dilansir dari situs resmi F1, manajemen energi baterai diprediksi tidak bermasalah. Sirkuit ini kaya akan peluang panen energi saat pengereman.

Kepala Strategi Balap Red Bull, Hannah Schmitz, menyoroti pemilihan ban. "Keputusan terpenting sebelum akhir pekan adalah ban untuk sesi latihan," kata Hannah. Ini merupakan satu-satunya sesi latihan untuk seluruh akhir pekan.

Tim diprediksi mengatur mobil lebih kaku untuk stabilitas aerodinamika. Tikungan 10, atau L'Epingle, menjadi area paling krusial. Kesalahan di sini membuat pembalap rentan diserang di lurusan panjang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....