Kejurnas, POBSI Bali Sisakan Satu Wakil menuju Semifinal
- 10 Sep 2026 10:39 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jakarta- Perjuangan tim Bali pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Tahun 2026 di Jakarta menyisakan satu wakil di babak semifinal. Sementara 8 atlet lainnya harus gugur lebih dahulu ditengah persaingan ketat melawan atlet dari daratan Jawa.
Pelatih Biliar Bali Welly Soedarno dihubungi RRI Kamis 10 September 2026 dari Jakarta menuturkan dari 9 atlet yang dikirim, Bali hanya menyisakan satu wakil di babak semifinal atas nama Putu Edy Wirawan alias Kingkong. Ia akan berjuang di babak semifinal nomor 15 red snooker siang ini pukul 13.00 WIB.
“Hari ini Kingkong akan bermain di semifinal, jika menang lanjut besok ke babak final,” ujarnya.
Coach Welly menilai sejak awal penampilan Kingkong cukup on fire. Rabu kemarin ia berhasil mengalahkan atlet DKI dengan skor 3-0. Namun diakui pada babak semifinal nanti, Kingkong harus tetap fokus, mengingat lawan yang dihadapi adalah Dendy yaitu atlet Jawa Barat yang mengalahkan Kingkong di nomor 6 red snooker.
“Yang pasti harus lupakan dulu kekalahan di 6 red kemarin. Kita harus refresh memori dan bermain seperti awal. Jaga ritme dan tempo permainan, fokus pada meja dan bola, menfaatkan peluang yang ada,” ujarnya.
Sementara itu berbicara evaluasi terhadap penampilan 8 pebiliar lainnya, Coach Welly menilai secara teknik dan fisik performa atlet sudah cukup baik. Namun kelemahan pebiliar Bali dalam Kejurnas kali ini yakni susah beradaptasi dengan meja biliar yang berbeda dari meja yang mereka gunakan untuk berlatih di Bali.
“Dari 8 atlet memang kita harus evaluasi, karena memang rata-rata atlet kebingungan dengan adaptasi meja yang memang karakter mejanya agak lembab, dan lari bola jadi berbeda, jadi bingung teman-teman membaca arah lari bola,” ungkapnya.
Welly Soedarno yang juga Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov POBSI Bali ini menambahkan ke depan tantangan atlet biliar Bali semakin berat di tingkat Nasional. Kejurnas kali ini memberikan pelajaran dan pengalaman berharga bagi para atlet, sehingga dapat mempersiapkan diri lebih maksimal lagi untuk event berikutnya termasuk nanti menuju Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) 2027 mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....