Hasil Akhir Kejurnas POBSI, Bali Koleksi Dua Medali
- 12 Sep 2026 11:53 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jakarta- Tim Biliar Bali telah menuntaskan seluruh perjuangan di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) 2026 di Jakarta. Alhasil dari sembilan pebiliar yang dikirim, Bali berhasil mengoleksi satu perak dan satu perunggu berkat sumbangsih Putu Edi Wirawan alias Kingkong.
Medali perunggu lebih dahulu diperoleh Edi Wirawan dari kategori Snooker Six Reds Single. Sementara medali perak diperoleh setelah melalui pertandingan sengit di babak final melawan musuh bebuyutan pebiliar asal Kalimantan Selatan Gebby Adi Wibawa Putra. Kingkong kalah tipis 2-3 dari Gebby, sehingga harus legowo melepas peluang medali emas kategori Snooker 15 Reds Single.
Pelatih Biliar Bali Welly Soedarno dihubungi RRI Sabtu, 12 September 2026 menuturkan sejak awal Kingkong dan Gebby sejatinya saling mengejar, namun pada set kelima Kingkong melakukan kesalahan kecil, yang akhirnya dimanfaatkan lawan untuk mencuri kemenangan.
“Di babak final harus mengakui keunggulan Gebby atlet Kalsel dengan skor tipis 2-3. Persaingan ketat, tapi terus terang kesalahan terakhir itu di set kelima dimana kita lihat Kingkong melakukan kesalahan dan dimanfaatkan Gebby dengan maksimal,” ungkapnya.
Atas hasil satu perak dan satu perunggu ini juga menempatkan Bali di peringkat sembilan besar Nasional dalam Kejurnas kali ini. Ketua Umum Pengprov POBSI Bali dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, Sp. KK mengapresiasi perjuangan tim biliar Bali pada Kejurnas kali ini. Ajang ini menjadi momentum yang baik bagi atlet-atlet biliar Bali untuk menguji performa dan menambah pengalaman bertanding sebelum menghadapi Babak Kualifikasi PON 2027 mendatang.
“Bertemu dengan pemain daerah lain kita bisa melihat seberapa jauh kekuatan mereka bertanding di Pra PON. Ini ajang untuk menguji kekuatan kita, sejauh mana kemampuan kita bisa bermain,” ungkapnya.
Pasca Kejurnas, Pengprov POBSI Bali tetap akan memantu perkembangan para atlet. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan tim pelatih, sambil menanti arahan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali terkait pelaksanaan Pelatda Jangka Panjang menuju PON 2028 di NTB dan NTT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....