Denpasar Raih LPM Award, Komitmen Perkuat Pembangunan Berbasis Masyarakat

  • 08 Agt 2026 09:56 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih LPM Award sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya memperkuat pemberdayaan dan partisipasi masyarakat melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, I Wayan Budha, mewakili Pemkot Denpasar di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat 07 Agustus 2026.

Penghargaan diserahkan langsung Ketua Umum DPP LPM RI, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, kepada sejumlah pemerintah daerah yang dinilai konsisten memperkuat peran masyarakat dalam proses pembangunan. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dipisahkan dari keterlibatan aktif masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas, memperkuat ketahanan sosial, serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, harmonis, dan produktif. "Kolaborasi pemerintah dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menjaga stabilitas serta memperkuat ketahanan sosial. Karena itu, partisipasi masyarakat harus terus dibangun dan diberi ruang dalam setiap proses pembangunan," ujarnya.

Ia mengapresiasi pemerintah daerah yang secara konsisten mendorong pemberdayaan masyarakat melalui LPM. Menurutnya, LPM memiliki posisi strategis sebagai penggerak gotong royong sekaligus penghubung antara pemerintah dengan masyarakat.

Ketua Umum DPP LPM RI, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengatakan LPM memiliki peran penting dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada aspirasi dan kebutuhan masyarakat. "LPM harus hadir sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Aspirasi masyarakat harus dapat diserap, potensi yang ada harus dikembangkan, dan seluruh proses pembangunan harus semakin partisipatif sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, LPM, dan seluruh elemen masyarakat agar kebijakan yang dijalankan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput. Mewakili Pemkot Denpasar, Kepala DPMD Kota Denpasar, I Wayan Budha, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, LPM Award merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, LPM, desa dan kelurahan, hingga masyarakat.

"Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami. Ini bukan keberhasilan satu pihak, tetapi hasil kerja bersama antara Pemerintah Kota Denpasar, LPM, desa dan kelurahan, serta seluruh masyarakat. Ke depan, kolaborasi ini akan terus kami perkuat agar partisipasi masyarakat semakin nyata dalam pembangunan," ujarnya.

Budha menegaskan, LPM memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menampung aspirasi warga, menggali potensi daerah, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. "Kami berharap LPM tidak hanya hadir secara administratif, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak masyarakat. Aspirasi yang tumbuh dari masyarakat harus menjadi bagian dari proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan," katanya.

Ketua LPM Kota Denpasar, I Gede Eka Suputra, menyebut penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran LPM untuk terus meningkatkan perannya sebagai mitra pemerintah dan penggerak partisipasi masyarakat. "Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik. LPM akan terus hadir di tengah masyarakat, menampung aspirasi, menggerakkan gotong royong, serta mengawal program pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan di tingkat masyarakat hanya dapat berjalan optimal melalui semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh elemen. "Semangat gotong royong adalah kekuatan utama masyarakat. Karena itu, kami akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah, desa dan kelurahan, serta seluruh komponen masyarakat agar setiap potensi dapat dikembangkan dan setiap aspirasi menjadi bagian dari pembangunan," tambahnya.

Raihan LPM Award semakin menegaskan komitmen Pemkot Denpasar dalam menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan. Melalui sinergi antara pemerintah, LPM, desa dan kelurahan, serta berbagai elemen masyarakat, Pemkot Denpasar berkomitmen terus menghadirkan inovasi pemberdayaan dan memperkuat partisipasi publik guna mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....