Bubur Kacang Hijau: Sarapan Sehat atau Kurang Lengkap?
- 24 Des 2025 21:37 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar: Salah satu sarapan tradisional yang populer dan digemari di Indonesia adalah bubur kacang hijau. Terbuat dari kacang hijau yang dimasak dengan santan dan gula, bubur ini mengandung protein nabati, serat, serta beberapa vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.
Kandungannya membantu memberikan energi dan membuat perut kenyang lebih lama dibanding sarapan manis instan.
Meski begitu, bubur kacang hijau biasanya kurang mengandung lemak sehat dan beberapa vitamin penting yang dibutuhkan tubuh di pagi hari.
Dikutip dari DetikHealth, dr. Rachel Olsen, ahli gizi, menyatakan, “Bubur kacang hijau memberikan serat dan energi yang baik, tetapi sebaiknya tidak dimasak dengan terlalu banyak santan dan gula agar tetap sehat.” Jika dikonsumsi sendiri tanpa tambahan protein atau serat lain, seperti telur, buah, atau roti gandum, sarapan ini kurang seimbang.
Untuk membuatnya lebih bergizi, bisa ditambahkan buah segar, kacang-kacangan, atau potongan roti gandum. Dengan begitu, bubur kacang hijau tetap lezat sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi pagi hari.
Selain itu, bubur kacang hijau bisa divariasikan dengan bahan lain, misalnya ketan hitam, jagung manis, atau potongan buah tropis. Cara ini tidak hanya menambah cita rasa dan tekstur, tetapi juga meningkatkan kandungan nutrisi dari sarapan.
Di beberapa daerah, bubur kacang hijau juga memiliki nilai budaya. Misalnya, sering disajikan saat buka puasa Ramadhan atau acara selamatan, sehingga selain sebagai sarapan bergizi, bubur ini juga menjadi bagian dari tradisi dan kebersamaan keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....