1904: Kisah Es Teh Merebut Hati Orang Amerika

  • 28 Okt 2025 18:23 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Es teh memang minuman yang menyegarkan, apalagi di cuaca panas. Kini, 80% hingga 85% teh yang diminum di Amerika adalah es teh, sungguh angka besar!

Minuman populer ini berhasil menjadi favorit berkat Richard Blechynden pada Pameran Dunia 1904. Komisioner Teh India ini hadir di St. Louis, ingin mempromosikan teh panasnya di acara besar yang dipenuhi banyak orang itu.

BACA JUGA: Sejarah Teh Global, Dari Raja Hingga Kapal Cepat

Sayangnya, cuaca panas ekstrem mengancam penjualan teh panas yang ia pamerkan. Richard Blechynden harus segera berimprovisasi karena para pengunjung pameran sangat kehausan.

Melalui laman, Heavenly Tea Leaves bercerita bahwa Blechynden lalu menyajikan teh hitam dengan es. Strategi menyegarkan ini langsung menjadi sebuah hit instan yang menarik perhatian.

Tapi ternyata, popularitas es teh ini tidak terjadi tiba-tiba di tahun 1904 saja, sejarah es teh Amerika sudah tercatat sejak lama, bahkan sebelum acara pameran akbar itu dimulai. Resep minuman dingin ini terbit pertama kali pada buku Housekeeping in Old Virginia tahun 1877.

Menariknya, teh sempat dianggap "Minuman Pengkhianat," kata Teabloom di salah satu artikelnya, karena boikot teh selama 10 tahun setelah peristiwa Boston Tea Party dan Perang Revolusi. Inilah mengapa kopi sempat lebih dominan di awal sejarah Amerika.

Namun, minuman yang terlahir dari kepanasan ini sukses menjadi salah satu yang terpenting. Tren es teh dingin segera diikuti banyak restoran, lalu menyebar masif ke rumah tangga saat Perang Dunia I.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....