Tidak Hanya Andalkan Produk Perawatan Kulit, Ini Cara Proteksi Kesehatan Kulit
- 27 Agt 2026 12:56 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Memiliki kulit sehat, cerah, dan terawat sering kali dikaitkan dengan penggunaan skincare secara rutin. Padahal, menjaga kesehatan kulit tidak cukup hanya dilakukan dari luar. Kondisi kulit juga sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi, pola makan, aktivitas fisik, hidrasi, hingga kebiasaan sehari-hari.
Dokter estetika, dr. Anak Agung Ayu Lie Lhianna Mahendra Putri dalam perbincangan Tropical Skin Survival : "Bebas Kusam Di Cuaca Bali" menyebutkan upaya memproteksi kesehatan kulit sebaiknya dimulai sejak dini dengan menjaga keseimbangan antara perawatan dari luar dan pemenuhan kebutuhan tubuh dari dalam. Protein menjadi salah satu nutrisi penting untuk menjaga struktur dan kesehatan kulit.
Salah satu protein yang berperan penting adalah kolagen, yang dapat diibaratkan sebagai fondasi bagi kulit. Kecukupan kolagen membantu mempertahankan struktur dan kekuatan kulit.
Kolagen sebenarnya dapat ditemukan dalam makanan sehari-hari, seperti ceker ayam, kulit ayam, dan kulit ikan. Namun, mengandalkan makanan tersebut secara berlebihan juga perlu diperhatikan karena kandungan nutrisi lainnya, termasuk lemak dan kolesterol, perlu tetap diperhitungkan.
Bagi yang memilih produk kolagen tambahan, hal yang tidak kalah penting adalah memperhatikan dosis dan komposisinya. Konsumsi suplemen sebaiknya tetap disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan.
Selain protein, dr.Lhiana juga menyebutkan sejumlah vitamin juga berperan dalam menjaga kesehatan kulit. Vitamin C, misalnya, berperan dalam proses sintesis kolagen dan membantu mendukung kesehatan kulit.
Vitamin A juga memiliki peran dalam regenerasi kulit, sementara vitamin E dikenal sebagai salah satu antioksidan. Kebutuhan vitamin tersebut dapat dipenuhi melalui pola makan yang beragam, terutama dari buah dan sayuran.
Namun, tren mengonsumsi berbagai vitamin dan suplemen secara bersamaan tetap perlu disikapi dengan bijak. Jangan hanya mengikuti tren, tetapi perhatikan kandungan, dosis, serta kebutuhan tubuh.
Tidak hanya itu saja, asupan omega-3 dan mineral juga menjadi salah satu nutrisi yang dapat mendukung kesehatan kulit, terutama dalam menjaga skin barrier. Namun, ketika memilih produk omega-3, jangan hanya melihat angka “fish oil” pada kemasan.
Ketika membeli produk omega-3, dr.Lhiana menjelaskan, kandungan yang perlu diperhatikan adalah EPA dan DHA karena keduanya merupakan komponen utama omega-3 yang terdapat dalam minyak ikan. Dengan demikian, membaca komposisi dan kandungan nutrisi pada label menjadi kebiasaan penting sebelum membeli produk suplemen.
Di sisi lain, mineral dan kecukupan cairan juga tidak boleh dilupakan.
“Walaupun semua sudah komplit, tapi mineralnya gak cukup, kita juga kulitnya bakal kering pasti. Jadi fungsi mineral untuk mencegah kulit kita dehidrasi. Jadi agar menjaga tetap terhidrasi. Sebagus apa pun skincare dan selengkap apa pun suplemen yang dikonsumsi, kebutuhan cairan tubuh tetap harus dipenuhi. Hidrasi berperan penting dalam membantu menjaga kondisi kulit agar tidak mudah kering," terang dr.Lhiana.
Membawa tumbler dan membiasakan diri minum air secara cukup dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga hidrasi tubuh setiap hari. Skincare memang penting sebagai bagian dari perawatan kulit dari luar.
Namun, penggunaan skincare secara rutin tidak otomatis menjamin kulit selalu sehat jika kebutuhan tubuh dari dalam tidak diperhatikan. Kulit memiliki berbagai fungsi, bukan hanya berkaitan dengan penampilan.
Salah satunya adalah keterkaitannya dengan proses sintesis vitamin D. Karena itu, kesehatan kulit perlu dilihat secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi estetika.
Pola makan seimbang, kecukupan nutrisi, hidrasi, aktivitas fisik, dan perawatan kulit dari luar perlu berjalan beriringan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....