Penularan Hepatitis karena Alat Makan Kotor

  • 26 Jul 2026 13:56 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Menjaga kebersihan makanan saja belum cukup untuk mencegah hepatitis. Peralatan makan hingga tangan yang tidak bersih juga dapat menjadi media penularan virus, khususnya hepatitis A.

Kebiasaan mencuci tangan sebelum makan dan menjaga kebersihan alat makan menjadi langkah sederhana yang penting untuk melindungi kesehatan. Hal tersebut dibahas dalam Dialog Afternoon Tea Pro 2 RRI Denpasar bertajuk "Remaja Peduli Hepatitis: Kenali, Cegah, Lindungi" yang menghadirkan Dokter Kara, Deguh, dan Kenanga sebagai narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, Dokter Kara menjelaskan hepatitis yang disebabkan infeksi virus tidak hanya terdiri dari hepatitis A, tetapi juga hepatitis B, C, D, dan E. Namun, jenis yang paling sering ditemukan di masyarakat adalah hepatitis A, B, dan C.

"Hepatitis A yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A ditularkan melalui fecal-oral. Fecal itu kotoran, oral mulut. Jadi sesuatu yang masuk dari mulut kita. Dia ditularkan biasanya melalui makanan, juga alat makan. Jadi kita nggak cuma nyalahin makanan aja, sering kali alat makan, termasuk tangan kita. Tangan kita ini adalah salah satu alat makan kita. Habis megang pintu, megang uang, kita nggak tahu benda itu terinfeksi atau tidak. Lalu habis megang benda itu kita sambil makan, langsung ngemil begitu saja tanpa cuci tangan, ya masuklah si virus, terinfeksilah kita," jelas Dokter Kara.

Selain memahami cara penularannya, masyarakat juga perlu mengenali gejala hepatitis sejak dini. Menurut Dokter Kara, pada tahap awal keluhan yang muncul umumnya masih bersifat umum sehingga sering tidak disadari.

Penderita dapat mengalami badan terasa tidak enak, lemas, nafsu makan menurun, hingga demam ringan. Sementara pada kondisi yang lebih berat, akan muncul perubahan warna kulit dan bagian putih mata menjadi kekuningan akibat gangguan pada fungsi hati.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠"Gejalanya biasanya secara umum badan nggak enak, lemas, nggak ada yang benar-benar spesifik. Kecuali kalau memang kondisinya sudah buruk, mulai ada tanda-tanda kekuningan yang bisa kita lihat pada kulit ataupun konjungtiva. Kalau bagian putih mata yang biasanya putih bersih mulai terlihat kuning, itu sudah mulai perlu dicurigai. Biasanya juga nafsu makan menurun dan beberapa orang mengalami demam ringan," tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....