Mengolah Limbah Ampas Kopi Menjadi Produk Bernilai
- 26 Agt 2026 10:04 WIB
- Denpasar
Poin Utama
- Para ilmuwan dari Universitat Rovira i Virgili berhasil mengembangkan teknologi untuk mengolah ampas kopi menjadi produk bernilai tinggi tanpa menyisakan limbah sama sekali.
- Inovasi ini mendukung gaya hidup minim sampah bagi masyarakat modern yang semakin peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.
- Proses pengolahan ampas kopi secara menyeluruh menunjukkan potensi ekonomi sirkular dalam industri kopi dan memberikan nilai tambah terhadap limbah yang selama ini dianggap tidak berguna.
RRI.CO.ID, Denpasar - Para ilmuwan menciptakan cara pintar mengolah sisa seduhan kopi menjadi produk bernilai tinggi. Langkah ini mendukung gaya hidup minim sampah bagi masyarakat modern.
Peneliti Universitat Rovira i Virgili mengolah ampas kopi secara menyeluruh tanpa menyisakan limbah. Informasi menarik ini dimuat secara menyeluruh oleh media SciTechDaily.
Dunia menghasilkan sepuluh juta metrik ton biji kopi pada setiap tahunnya. Ampas kopi mengandung lima belas persen minyak alami yang sangat berharga.
Ahli kimia Jorge F. Romero dan Alberto Tampieri menguji ekstraksi minyak ampas kopi tersebut. Mereka menemukan formula terbaik tanpa merusak kandungan bahan organik di dalamnya.
BACA JUGA : Ampas Kopi Bekas Kini Jadi Bahan Bakar
Tim memanaskan ampas kopi pada suhu empat puluh lima derajat Celsius selama satu jam. Kombinasi n-heksana berhasil mengambil sembilan puluh persen minyak ampas kopi secara efisien.
Minyak bersih hasil ekstraksi ini mengandung asam linoleat serta asam palmitat yang melimpah. Komponen ini menjadi bahan dasar pembuatan biodiesel dan bahan kimia industri cair.
Francesc Medina ujar bahwa residu padat kopi dapat diolah menjadi bioplastik ramah lingkungan. Bahan lignin serta selulosa ampas kopi juga menghasilkan asam laktat berkualitas tinggi.
Terbosan ini membantu Anda memahami pentingnya daur ulang limbah organik di sekitar kita. Kopi kesukaan Anda kini memberi manfaat ganda bagi kelestarian bumi tercinta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....