Konsumsi Buah Sayur Rutin Tingkatkan Kesehatan Masyarakat
- 04 Agt 2026 08:13 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Mengonsumsi buah dan sayur secara rutin menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit. Kandungan vitamin, mineral, serat, serta antioksidan di dalam buah dan sayur berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan pencernaan, hingga menurunkan risiko penyakit tidak menular.
Berdasarkan anjuran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, masyarakat disarankan mengonsumsi sedikitnya 400 gram buah dan sayur setiap hari, atau setara dengan sekitar dua hingga empat porsi sayur dan dua hingga tiga porsi buah. Rekomendasi tersebut sejalan dengan pedoman World Health Organization (WHO) yang mendorong peningkatan konsumsi buah dan sayur sebagai bagian dari pola makan sehat.
Menurut WHO, buah dan sayur merupakan sumber utama vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung berbagai fungsi organ. Kekurangan asupan mikronutrien dapat meningkatkan risiko infeksi, kelelahan, hingga gangguan metabolisme.
Selain kaya vitamin A, C, dan E, buah dan sayur juga mengandung mineral penting seperti kalium dan magnesium yang berperan dalam menjaga tekanan darah, fungsi otot, serta kesehatan jantung. Kandungan seratnya membantu melancarkan sistem pencernaan sekaligus menjaga kadar gula darah dan kolesterol tetap stabil.
Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Nutrition (2024) menunjukkan bahwa konsumsi serat yang cukup dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap kesehatan saluran cerna sekaligus mendukung sistem kekebalan tubuh.
Sementara itu, penelitian yang dimuat dalam jurnal Current Opinion in Food Science (2016) menyebutkan bahwa pola makan yang kaya antioksidan dari sumber nabati, seperti buah dan sayur, berpotensi membantu menurunkan risiko peradangan serta berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan seperti flavonoid, polifenol, dan karotenoid bekerja melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang berasal dari polusi, paparan sinar ultraviolet, maupun stres.
Para ahli gizi juga mengingatkan bahwa memenuhi kebutuhan buah dan sayur tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Masyarakat dapat menjadikan buah segar sebagai camilan sehat, mengolah sayuran menjadi tumisan atau sup, maupun mengombinasikan keduanya dalam salad dan smoothie agar lebih menarik dikonsumsi seluruh anggota keluarga.
Dengan membiasakan konsumsi buah dan sayur setiap hari, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi secara optimal sekaligus mendukung upaya pencegahan penyakit melalui pola makan bergizi seimbang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....