Apium graveolens, Si Hijau Rendah Kalori yang Ampuh Turunkan Darah Tinggi
- 06 Agt 2026 11:20 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Selama ini, daun seledri (Apium graveolens) lebih sering kita temukan sebagai taburan pemanis di atas mangkuk bakso atau soto. Namun, di balik bentuknya yang kecil, seledri adalah salah satu tumbuhan dengan profil nutrisi paling lengkap.
Dalam dunia medis dan herbal, seledri dikenal sebagai agen alami untuk membersihkan tubuh dan menjaga kestabilan tekanan darah. Kaya akan serat, vitamin, dan senyawa organik unik seperti phthalides, seledri menawarkan manfaat kesehatan yang jauh melampaui sekadar aroma masakan.
Berikut ini manfaat mengkonsumsi daun seledri dikutip dari laman klinikpelitasehat.com : Manfaat paling terkenal dari seledri adalah kemampuannya menurunkan tekanan darah. Seledri mengandung senyawa kimia bernama 3-n-butylphthalide (NBP) yang bekerja dengan cara: Merelaksasi jaringan dinding pembuluh darah arteri. Meningkatkan aliran darah dalam tubuh. Mengurangi hormon stres yang sering kali menyebabkan pembuluh darah menyempit.
Seledri juga memiliki manfaat sebagai Agen Anti-Inflamasi dan Pelindung Sendi. Tanaman ini mengandung sekitar 25 senyawa anti-inflamasi yang dapat memberikan perlindungan terhadap peradangan di dalam tubuh. Hal ini menjadikannya sangat baik bagi penderita: Artritis (Radang Sendi): Membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri sendi. Asam Urat: Membantu membuang kristal asam urat yang menumpuk di persendian melalui urin.
| Baca juga: Pilih Kale atau Bayam? Ini Jawaban Jujurnya! |
Meskipun sebagian besar kandungannya adalah air, seledri kaya akan serat larut dan tidak larut. Selain itu, kandungan apiuman (senyawa polisakarida berbasis pektin) dalam seledri terbukti dapat memperbaiki lapisan lambung dan mencegah risiko tukak lambung.
Sifat diuretik alami pada seledri membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium dan racun melalui urin. Hal ini tidak hanya membantu mencegah infeksi saluran kemih, tetapi juga meringankan beban kerja ginjal dalam menyaring limbah tubuh.
Untuk mendapatkan manfaat terapeutik secara maksimal, metode pengolahan sangatlah penting:
Jus Seledri Murni: Mengonsumsi jus seledri (tanpa campuran gula) saat perut kosong di pagi hari sangat populer untuk detoksifikasi dan menurunkan hipertensi.Jangan Buang Daunnya: Banyak orang hanya menggunakan batangnya, padahal daun seledri mengandung vitamin C dan kalium yang jauh lebih tinggi.
Konsumsi Segar: Nutrisi seledri, terutama vitamin C dan antioksidannya, paling baik didapatkan saat dikonsumsi mentah atau dikukus sebentar.
Kandungan Nutrisi Seledri :
Vitamin K: Penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang.
Kalium : Menjaga keseimbangan cairan dan kesehatan jantung.
Folat : Mendukung produksi sel darah merah.
Apigenin : Senyawa anti-kanker yang menghambat pertumbuhan tumor.
Hal penting yang perlu diingat : Meskipun sangat sehat, seledri mengandung psoralen yang jika dikonsumsi berlebihan dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Selain itu, bagi penderita penyakit ginjal akut, konsultasikan dengan dokter karena seledri mengandung kadar kalium yang cukup tinggi.
Dengan harga yang sangat terjangkau dan ketersediaan yang melimpah di pasar, tidak ada alasan untuk tidak memasukkan daun seledri ke dalam daftar menu sehat harian Anda. Mulailah dengan segelas jus seledri atau menambahkannya ke dalam salad untuk investasi kesehatan masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....