Cantengan Jangan Diabaikan, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
- 29 Jul 2026 05:54 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Cantengan atau onychocryptosis merupakan kondisi ketika ujung atau sisi kuku tumbuh masuk ke dalam kulit di sekitarnya. Kondisi ini paling sering terjadi pada jempol kaki dan dapat menimbulkan nyeri, bengkak, kemerahan, hingga infeksi apabila tidak segera ditangani. Meski terlihat sepele, cantengan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari karena rasa sakitnya akan semakin terasa saat berjalan atau mengenakan alas kaki.
"Cantengan adalah kondisi ketika tepi atau sudut kuku tumbuh ke dalam kulit di sekitarnya. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, kemerahan, bengkak, bahkan infeksi jika tidak ditangani dengan baik," jelas dr. Fadhli Rizal Makarim dalam artikel kesehatan Halodoc. Menurutnya, kondisi tersebut umumnya dipicu oleh kebiasaan memotong kuku terlalu pendek atau membulat pada bagian sudut, penggunaan sepatu yang terlalu sempit, serta cedera pada kuku.
Selain kebiasaan memotong kuku yang kurang tepat, cantengan juga dapat terjadi akibat bentuk kuku yang melengkung secara alami, jari kaki yang sering mendapat tekanan, atau kebiasaan mengenakan alas kaki yang tidak sesuai ukuran. Pada sebagian orang, kondisi ini lebih mudah terjadi karena faktor keturunan maupun aktivitas yang memberikan tekanan berulang pada jempol kaki, seperti berlari atau bermain olahraga tertentu.
Gejala cantengan biasanya diawali dengan rasa nyeri di salah satu sisi kuku, terutama saat mendapat tekanan. Seiring waktu, area tersebut akan tampak merah, bengkak, dan terasa hangat. Jika terjadi infeksi, kulit di sekitar kuku dapat mengeluarkan cairan atau nanah serta menimbulkan bau tidak sedap. Pada penderita diabetes atau gangguan sirkulasi darah, infeksi akibat cantengan berisiko menjadi lebih serius sehingga memerlukan penanganan medis sesegera mungkin.
Pada tahap awal, cantengan dapat diatasi dengan merendam kaki menggunakan air hangat selama 15–20 menit sebanyak tiga hingga empat kali sehari. Setelah itu, kaki dikeringkan dengan baik dan dijaga tetap bersih. Gunakan sepatu atau sandal yang longgar agar tidak memberikan tekanan pada jempol kaki, serta hindari mengorek atau memotong sendiri bagian kuku yang menusuk kulit karena dapat memperparah luka dan meningkatkan risiko infeksi.
Apabila nyeri tidak kunjung membaik, muncul nanah, pembengkakan semakin besar, atau cantengan sering kambuh, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Dokter dapat memberikan obat untuk mengatasi infeksi atau melakukan tindakan mengangkat sebagian kuku yang tumbuh ke dalam apabila diperlukan. Untuk mencegah cantengan, biasakan memotong kuku lurus, tidak terlalu pendek, menjaga kebersihan kaki, serta menggunakan alas kaki dengan ukuran yang sesuai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....