Hambat Perkembangan Anak,Berikut Cara Stimulasi Anak Penderita Speech Delay
- 29 Mei 2026 21:52 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Belakangan banyak orang tua yang mengeluh karena anaknya mengalami lambat bicara atau speech delay. Speech delay adalah keterlambatan kemampuan bicara dan bahasa yang tidak sesuai dengan usia anak.
Mereka tidak menyadari bahwa hal tersebut disebabkan oleh kebiasaan memberikan waktu layar kepada anaknya sejak usia yang sangat dini. Perilaku sedentari seperti ini bisa menghambat perkembangan bahasa anak.
Pasalnya, anak di bawah dua tahun belum bisa mencerna bahasa yang ia dapatkan dari menonton. Hal yang mereka tahu hanyalah gambar yang menarik dan suara yang menyenangkan. Kurangnya stimulasi bahasa dari orang tua juga menjadi faktor penyumbang terhambatnya perkembangan bahasa anak.
Namun, perlu dipahami bahwa berbicara dan bahasa adalah dua hal yang berbeda. Berkomunikasi adalah menggunakan bahasa yang diucapkan secara verbal dan juga melibatkan artikulasi. Sementara bahasa adalah proses mendapatkan dan memberikan informasi baik secara verbal, nonverbal, maupun tertulis.
Dilansir dari wyethnutrition.co.id, Stimulasi anak bicara penting bagi orang tua yang khawatir anaknya mengalami keterlambatan bicara. Hal ini biasanya ditandai dengan ketidakmampuan dia untuk mengutarakan sesuatu secara verbal atau penggunaan kata-kata dan ucapannya sulit dipahami oleh orang lain. Karena itu, stimulasi verbal adalah hal yang penting untuk distimulasikan kepada anak.
Jika tidak ditemukan adanya masalah secara fisik mengenai kenapa Si Kecil kesulitan berbicara, orang tua dapat melakukan pendekatan-pendekatan sebagai cara stimulasi anak bicara.
Ajaklah Si Kecil berbicara meskipun hanya satu arah untuk menceritakan apa yang sedang kita lakukan. Gunakan gestur menunjuk saat merujuk pada sebuah benda sambil mengucapkan benda yang dimaksud. Lakukan cara ini untuk menunjukkan bagian tubuh, mainan, warna, atau hal-hal yang dilihat saat sedang berjalan. Kemudian bisa dengan cara membacakan buku cerita bergambar, menyanyikan lagu yang mudah untuk dilantunkan, dengan memberikan kesempatan Si Kecil untuk menjawab atau merespon pertanyaan dari orang lain dan dengan memberikan perhatian penuh kepada Si kecil.
Selain itu perlu juga membiasakan anak untuk berinteraksi dengan anak sebaya yang memiliki kemampuan bicara dan berbahasa yang baik untuk stimulasi dalam bicara. Tanyakan sesuatu dan beri dia pilihan, berikan dia cukup waktu untuk menanggapi.
Setiap aspek terkait tumbuh kembang Si Kecil dipengaruhi oleh faktor yang saling berkaitan satu sama lain. Termasuk kemampuan bicara dan berbahasa. Oleh sebab itu, memenuhi faktor-faktor yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang Si Kecil menjadi perhatian utama; termasuk asupan nutrisinya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....