Mengapa Penting Mengetahui Angka VO2 Max?
- 11 Mei 2026 11:49 WIB
- Denpasar
Poin Utama
- VO2 Max adalah indikator kebugaran yang mengukur volume maksimal oksigen yang dapat diolah tubuh saat beraktivitas berat. Angka ini mencerminkan efisiensi kerja jantung, paru-paru, dan otot dalam mengubah oksigen menjadi energi (ATP)
- Selain untuk performa atletik, skor VO2 Max yang tinggi berkorelasi dengan kesehatan jangka panjang. Tingkat kebugaran aerobik yang baik terbukti mampu menurunkan risiko penyakit kronis seperti jantung koroner, diabetes tipe 2, dan kanker.
- Nilai VO2 Max bersifat individual dan dipengaruhi oleh jenis kelamin serta usia. Kapasitas ini secara alami menurun setelah usia 30 tahun, namun penurunannya dapat diperlambat dengan gaya hidup aktif dan latihan fisik yang teratur.
RRI.CO.ID, Denpasar – Saat ini, tidak saja soal seberapa aktif anda dalam gerak fisik, tapi perhatian utama telah bergeser pada kesehatan dari daya tahan jantung serta paru-paru. Salah satu indikator paling akurat untuk mengukur kebugaran seseorang dengan mengukur skor VO2 Max.
Apakah itu VO2 Max? VO2 Max adalah sebuah angka yang mencerminkan volume maksimal oksigen yang dapat diangkut dan digunakan oleh tubuh selama melakukan aktivitas fisik berat.
Secara teknis, VO2 Max menunjukkan kapasitas jantung, paru-paru, peredaran darah, dan fungsi sel otot dalam bekerja secara mandiri namun terintegrasi. Semakin tinggi angka VO2 Max seseorang, semakin efisien tubuhnya dalam mengambil oksigen dari udara untuk diubah menjadi energi aerobik atau bahan bakar molekuler yang disebut ATP untuk kontraksi otot.
Mengutip dari laman Garmin, para fisiologis olahraga telah mempelajari bagaimana tubuh manusia memperoleh dan menggunakan oksigen untuk beraktivitas. Analisis tentang VO2 Max sebenarnya juga sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu, lho.
Tepatnya pada tahun 1923, istilah VO2 Max pertama kali dijelaskan oleh A.V.Hill dan H.Lupton pada publikasi ilmiah mereka di Jurnal QJM. Ilmuwan telah mengamati bahwa tetap ada oksigen yang diangkut saat istirahat.
Saat mulai bergerak atau berolahraga, tubuh bahkan menggunakan lebih banyak oksigen terlebih saat intensitasnya meningkat. Para ahli fisiologi mengungkapkan oksigen adalah bahan yang sangat penting dalam produksi energi saat aktifitas aerobik.
Tanpa oksigen yang cukup, tubuh akan kesulitan mengubah makronutrien seperti karbohidrat dan lemak menjadi energi secara efisien. Sehingga, ketika kekurangan oksigen seseorang akan lebih cepat merasa lelah saat berolahraga atau beraktivitas harian.
VO2 Max tidak hanya penting bagi atlet lari maraton atau sepeda saja, tapi ada kaitannya dengan kesehatan jangka panjang. Tingkat VO2 Max yang baik terbukti dapat menurunkan risiko penyakit kronis mematikan, mulai dari penyakit jantung koroner, diabetes tipe 2, hingga beberapa jenis kanker.
Lalu berapakah angka VO2 Max yang ideal? Angka VO2 Max yang dianggap "baik" tidaklah sama bagi setiap individu. Hal ini dipengaruhi oleh komposisi tubuh seseorang.
Tubuh pria biasanya memiliki nilai VO2 Max yang lebih tinggi dibanding wanita karena massa otot yang lebih besar, sementara wanita cenderung memiliki lebih banyak jaringan lemak yang fungsinya hanya menyimpan energi, bukan menggunakan oksigen.
Selain jenis kelamin, faktor usia juga jadi tantangan alami untuk menjaga angka VO2 Max. Secara fisiologis tubuh manusia mencapai puncak potensi kebugarannya ada di usia 20-an.
Setelah melewati usia 30 tahun, kapasitas aerobik cenderung menurun sekitar 5 hingga 10 persen setiap dekadenya. Hal ini bisa terjadi jika tidak dibarengi dengan latihan fisik yang teratur.
Penurunan ini disebabkan oleh berbagai faktor penuaan, seperti berkurangnya massa otot dan menurunnya kekuatan detak jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Meskipun demikian, para ahli kesehatan menegaskan bahwa penurunan ini bisa diminimalisir melalui perubahan gaya hidup yang aktif dan program latihan yang tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....