Penyebab Tubuh Gemetar dan Perut Terasa Lapar setelah Minum Kopi
- 10 Mei 2026 17:05 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Menikmati secangkir kopi telah menjadi gaya hidup yang tidak terpisahkan bagi masyarakat modern untuk mengawali aktivitas harian. Namun, tidak sedikit orang yang merasakan sensasi tubuh bergetar dan perut terasa kosong setelah mengonsumsinya.
Sensasi tubuh bergetar atau jitters umumnya disebabkan oleh kandungan kafein yang merangsang sistem saraf pusat secara berlebihan. Kafein memicu pelepasan hormon adrenalin yang meningkatkan detak jantung dan tekanan darah dalam waktu singkat.
Pakar kesehatan dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) menjelaskan bahwa kafein bersifat stimulan. Reaksi tubuh yang gemetar merupakan tanda bahwa sistem saraf sedang dalam kondisi terlalu aktif atau overstimulasi.
Selain tubuh yang bergetar, kopi juga sering kali menimbulkan sensasi perut kosong yang menyerupai rasa lapar yang hebat. Hal ini terjadi karena kafein merangsang pelepasan gastrin, yaitu hormon yang meningkatkan aktivitas kontraksi pada lambung.
Peningkatan produksi asam lambung akibat kafein dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau perih di area ulu hati. Kondisi inilah yang sering disalahartikan oleh otak sebagai sinyal rasa lapar meskipun perut baru saja terisi.
Penelitian dalam jurnal Scientific Reports juga menyebutkan bahwa kafein dapat memengaruhi metabolisme glukosa dalam darah secara sementara. Penurunan kadar gula darah yang mendadak setelah lonjakan kafein sering kali memicu keinginan untuk mengonsumsi makanan.
Para ahli gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) menyarankan agar masyarakat tidak mengonsumsi kopi tanpa alas makanan. Mengonsumsi makanan kecil sebelum minum kopi dapat membantu melapisi dinding lambung dan memperlambat penyerapan kafein.
Selain itu, mencukupi kebutuhan air putih sangat penting untuk menghidrasi tubuh setelah terpapar efek diuretik dari kopi tersebut. Langkah sederhana ini efektif untuk meminimalisir efek samping negatif tanpa harus meninggalkan kebiasaan minum kopi.
Kesadaran akan batasan konsumsi kafein harian sangat diperlukan demi menjaga kesehatan sistem saraf dan pencernaan dalam jangka panjang. Jika keluhan bergetar terus berlanjut secara ekstrem, sebaiknya segera konsultasikan kondisi kesehatan Anda kepada tenaga medis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....