Cegah Anemia dimulai Dari Pemenuhan Asupan Gizi Harian

  • 25 Apr 2026 05:43 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Anemia sering dianggap sebagai kondisi "kurang darah" yang biasa saja. Padahal, jika diabaikan, kondisi ini dapat menurunkan produktivitas hingga memicu risiko kesehatan yang jauh lebih serius.

Memahami apa itu hemoglobin (Hb), bagaimana anemia terjadi, dan langkah tepat untuk mengatasinya adalah kunci untuk menjaga kualitas hidup kita. Hemoglobin (Hb) adalah protein kaya zat besi di dalam sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Protein inilah yang memberikan warna merah pada darah kita. Anemia terjadi ketika kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah ambang batas normal.

Diagnosis anemia yang akurat tidak cukup hanya melalui screening sederhana di ujung jari. Untuk hasil yang valid, disarankan melakukan tes laboratorium melalui pengambilan darah vena.

Menyadur dari laman Alodokter, rendahnya kadar hemoglobin bukanlah penyakit tunggal, melainkan kondisi yang dipicu oleh berbagai faktor, seperti akibat kurangnya asupan zat besi, vitamin B12, atau asam folat. Anemia juga bisa terjadi karena kelainan pada Hb, seperti Kondisi genetik atau penyakit yang merusak hemoglobin lebih cepat dari kemampuan tubuh memproduksinya, seperti Thalassemia, anemia sel sabit, atau anemia hemolitik.

Langkah awal menangani anemia dimulai dari apa yang kita konsumsi sehari-hari. Gunakan pedoman "Isi Piringku" untuk memastikan nutrisi tercukupi.

Sumber zat besi terbaik berasal dari protein hewani karena memiliki bioavailabilitas yang lebih tinggi dibandingkan nabati. dr.Yogi Haditya, Sp.PD dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Bali menyatakan, nutrisi yang dibutuhkan tubuh manusia sangat bergantung pada cara masak.

Hindari teknik menggoreng berlebihan (deep frying) dan penggunaan garam yang tinggi. Utamakan mengukus, merebus, atau menumis dengan sedikit minyak. Sumber-sumber zat besi terbaik juga ada pada makanan sehari-hari seperti Hati ayam/sapi, daging, kerang, udang, telur bebek, dan ikan kembung.

Lalu pada sayuran seperti Bayam, brokoli, kale, serta kacang-kacangan (kacang hijau, merah, dan kedelai), juga baik untuk meningkatkan hemoglobin. Jangan sepelekan gejala seperti mudah lelah, sakit kepala, pusing, kulit pucat, dada berdebar, hingga sesak napas.

Jika anda merasakan keluhan tersebut, segeralah berkonsultasi ke dokter karena mengetahui kondisi Hb anda sejak dini adalah cara terbaik untuk meningkatkan kualitas kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....