Posyandu Paripurna Dorong Peran Sosial Berbasis Masyarakat

  • 24 Apr 2026 14:19 WIB
  •  Denpasar

Denpasar – Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, resmi menutup kegiatan Posyandu Paripurna dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bagi ibu hamil, balita, dan lansia di Banjar Celagi Gendong, Kelurahan Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, Kamis 23 April 2026. Penutupan ini sekaligus menegaskan transformasi Posyandu sebagai pusat layanan sekaligus pelaporan persoalan sosial masyarakat.

Kegiatan yang digelar Tim Penggerak PKK Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) tersebut menandai berakhirnya rangkaian 10 kali pertemuan pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas PMD Kota Denpasar I Wayan Budha, Camat Denpasar Barat I Wayan Yusswara, Lurah Pemecutan Agus Yudi Kusumajaya, Ketua TP PKK Kelurahan Pemecutan Ni Komang Ayu Widiani, perwakilan Dinas Kesehatan, pengurus TP PKK lintas tingkatan, serta kader dan warga setempat.

Dalam sambutannya, Ayu Kristi mengapresiasi peran aktif kader dan masyarakat sehingga program dapat berjalan optimal. “Kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Posyandu Paripurna dengan enam SPM ini hingga 10 kali pertemuan. Semoga tujuan dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Posyandu kini tidak hanya berfungsi sebagai layanan kesehatan dasar, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam mendeteksi dan melaporkan berbagai persoalan di lingkungan masyarakat. “Tidak hanya soal kesehatan, berbagai persoalan sosial dan lingkungan juga dapat dilaporkan melalui Posyandu untuk ditindaklanjuti secara berjenjang,” katanya.

Meski program Posyandu Paripurna telah berakhir, pihaknya berharap pelayanan tetap berlanjut secara mandiri oleh masyarakat dengan dukungan kader setempat. Selain fokus pada kesehatan, TP PKK Kota Denpasar juga mengkampanyekan kesadaran lingkungan, khususnya pemilahan sampah dari sumbernya.

“Sistem pengelolaan sampah berawal dari rumah tangga. Mari kita dukung upaya pemerintah agar persoalan sampah dapat segera teratasi,” ucap Ayu Kristi.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kelurahan Pemecutan, Ni Komang Ayu Widiani, menyebut keberhasilan program ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak. “Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat bagi lansia, balita, dan ibu hamil, serta memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Lingkungan Banjar Celagi Gendong, Made Dharma Laksana, dalam laporannya menjelaskan bahwa program ini berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan kelompok rentan, termasuk lansia, pralansia, balita, dan ibu hamil. Ia juga memastikan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang didukung DPMD telah tersalurkan secara maksimal kepada seluruh sasaran.

“Pelayanan Posyandu reguler akan terus berlanjut setiap bulan untuk menjangkau warga yang belum terlayani selama program berlangsung,” tegasnya.

Ke depan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum berkelanjutan dalam menekan angka stunting, meningkatkan kesehatan lansia, serta menjaga keselamatan ibu hamil di Kota Denpasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....