Durian, antara Manfaat dan Efek Samping Sang Raja Buah
- 11 Apr 2026 15:18 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Tidak ada buah di dunia ini yang mampu memicu perdebatan sehebat durian. Bagi para pemujanya, buah berduri ini adalah "mentega surgawi" dengan rasa manis-legit yang tiada tara. Namun bagi para pembencinya, aromanya sering kali disamakan dengan kaus kaki basah atau bahkan gas bocor.
Meski penuh kontroversi karena aromanya, popularitas durian di Indonesia, justru semakin meroket. Para pecinta durian di pelosok negeri tetap rela merogoh kocek dalam-dalam demi mencicipi varietas unggulan.
Durian sering disebut "King of Fruits" Julukan ini bukan sekadar hiasan. Durian memiliki profil nutrisi yang sangat padat dibandingkan buah lainnya. Dalam satu porsi durian, terkandung serat, vitamin C, kalium, dan vitamin B kompleks yang tinggi. Selain itu, teksturnya yang creamy memberikan sensasi makan yang mewah, mirip dengan custard alami.
Durian adalah salah satu buah tropis yang menawarkan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Buah berwarna kuning dengan aroma menyengat ini mengandung asam amino yang disebut dengan tryptophan yang membantu menghasilkan serotonin yang membuat manusia merasa bahagia, tenang, dan juga relax.
Tidak hanya itu, durian juga memiliki kandungan potasium, antioksidan, dan juga fitochimia yang bermanfaat seperti karetenoid, anthocyanin, polifenol, dan juga flavonoid. Berdasarkan senyawa tersebut durian memiliki kemampuan menurunkan kolesterol mencegah arteriosklerosis dan juga mengurangi resiko penyakit jantung.
Namun demikian, saat durian dikonsumsi secara berlebihan maka dapat menimbulkan efek samping yang justru bisa merugikan tubuh. Dikutip dari sumber channel dokter andy official, ada beberapa efek samping yang mungkin akan terjadi saat terlalu banyak mengonsumsi durian dalam satu hari :
Pertama, berat badan bertambah. Meskipun durian tidak mengandung lemak ataupun kolesterol namun buah ini mengandung karbohidrat dan juga kalori yang tinggi. Buah durian kecil dengan berat sekitar 602 gram itu memiliki sekitar 885 kalori jumlah ini setara dengan sekitar 44% dari 2000 kalori harian yang direkomendasikan untuk rata-rata orang dewasa.
Kedua, berisiko mengalami lonjakan gula darah. Tidak hanya karbohidrat, durian juga mengandung gula seperti misalnya fructosa dan juga glucose. Menurut sebuah penelitian dimana 100 gram buah durian itu mengandung 3,1 hingga 19,97 gram gula tapi juga tergantung jenis duriannya. Meskipun durian tergolong sebagai buah dengan indeks glikemik rendah namun tetap saja, bila dikonsumsi secara berlebihan dapat berisiko menyebabkan lonjakan gula terlebih bagi penderita diabetes
Ketiga, meningkatkan gejala penyakit ginjal. Efek samping terlalu banyak makan durian selanjutnya itu juga dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal, ini lantaran durian mengandung tinggi kalium. Kadar kalium yang tinggi disebut dapat membahayakan ginjal terutama pada penyidap penyakit ginjal kronis. Saat kadar kalium terlalu tinggi, tubuh, tepatnya ginjal tidak mampu membuang dan juga mengeluarkan kelebihan kalium di dalam darah. Kondisi ini kemudian dapat menyebabkan hiperkalemia atau kadar kalium tinggi pada akhirnya, ini bisa memicu serangan jantung hingga berujung pada kematian.
| Baca juga: Radio Jaga Kesehatan Otak Masyarakat |
Keempat, sensasi panas. Durian memiliki kasiat dalam menghangatkan tubuh oleh karena itu, mengonsumsi terlalu banyak durian itu dapat membuat tubuh beresiko mengalami gejala seperti misalnya sakit tenggorokan, sariawan, sebelit, dan juga dahak berlebihan.
Kelima, gangguan pencernaan. Terlalu banyak makan durian itu juga dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan pencernaan terlebih jika dikonsumsi dengan minuman beralkohol. Durian mengandung senyawa belerang yang dapat memperlambat metabolisme alkohol di dalam hati. Kemudian saat memadukan durian dengan alkohol dan mengonsumsinya dalam jumlah yang cukup banyak, kemungkinan anda bisa mengalami kembung dan juga mabuk yang lebih parah dari biasanya.
Tips Menikmati Durian Tanpa "Mabuk"
Menikmati durian memang nagih, tapi hati-hati dengan efek panas yang ditimbulkannya. Para ahli menyarankan beberapa cara tradisional untuk menetralkan efeknya.
Minum dari Kulitnya: Percaya atau tidak, menuangkan air putih ke dalam ceruk kulit durian yang baru saja dimakan dipercaya dapat membantu mendinginkan suhu tubuh.
Durian lebih dari sekadar makanan; ia adalah pengalaman sensorik. Entah Anda mencintainya atau menjauhinya, kehadirannya selalu berhasil menjadi pusat perhatian di meja makan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....