Fenomena Deja Vu: Ilusi Otak atau Memori Tersembunyi?
- 10 Apr 2026 12:55 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Pernahkah anda merasa seperti pernah mengalami suatu momen sebelumnya, padahal jelas itu terjadi untuk pertama kalinya?. Sensasi aneh namun familiar ini dikenal sebagai deja vu.
Deja vu berasal dari bahasa prancis yang berarti “sudah pernah melihat”. Fenomena ini menggambarkan perasaan seolah-olah kita pernah mengalami situasi yang sama persis sebelumnya.
Menurut Cleveland Clinic, deja vu terjadi karena adanya kesalahan dalam cara otak memproses informasi. Otak mungkin “terlambat” mengirim sinyal ke bagian memori, sehingga pengalaman yang sedang terjadi terasa seperti kenangan lama.
Ini menciptakan ilusi seolah-olah kita pernah mengalaminya sebelumnya. Scientific American menyatakan bahwa deja vu berkaitan dengan memori yang tersimpan secara tidak sadar.
Misalnya, kita pernah melihat tempat atau situasi yang mirip di masa lalu, tetapi tidak mengingatnya secara eksplisit. Ketika menghadapi situasi serupa, otak memicu rasa familiar tersebut tanpa kita sadari asalnya.
Fenomena deja vu ini lebih sering terjadi pada orang muda dan biasanya berkurang seiring bertambahnya usia. Dalam beberapa kasus, deja vu juga dikaitkan dengan kondisi neurologis tertentu, meski umumnya tidak berbahaya.
| Baca juga: Radio Jaga Kesehatan Otak Masyarakat |
Kondisi tubuh dan pikiran juga memengaruhi munculnya deja vu. Kelelahan, stres, atau kurang tidur dapat membuat otak bekerja kurang optimal, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya kesalahan persepsi atau pemrosesan memori.
Banyak orang mengaitkan deja vu dengan hal mistis, seperti pertanda atau kemampuan melihat masa depan. Namun, hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.
Sebagian besar ilmuwan sepakat bahwa deja vu adalah fenomena kognitif yang bisa dijelaskan secara ilmiah. Deja vu adalah fenomena unik yang berada di antara ilusi otak dan mekanisme memori.
Meski terasa misterius, sebagian besar penjelasan ilmiah menunjukkan bahwa ini adalah hasil dari cara otak kita memproses dan menyimpan informasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....